Pertarungan Menuju Puncak

Minggu, 29 Januari 2012 20:17 WIB

MELBOURNE Park hari Sabtu melahirkan bintang tenis putri baru. Petenis Belarusia Victoria Arazenka mengangkat trofi juara setelah mengalahkan salah satu bintang tenis asal Rusia, Maria Sharapova.

Gelar juara bukan hanya membawa Arazenka meraih gelar grandslam-nya yang pertama, tetapi membawa petenis muda itu menjadi petenis nomor satu dunia. Tidak usah heran apabila petenis Belarusia itu langsung sujud syukur setelah pukulan Sharapova ke luar lapangan dan memastikan memenangi pertandingan.

Apa yang diraih Arazenka bukanlah sebuah kebetulan. Ia meraih keberhasilan itu melalui perjuangan yang panjang. Untuk memenangi Australia Terbuka ia harus melewati enam rintangan yang tidak ringan sejak babak pertama.

Persaingan menuju juara dan juga menjadi petenis nomor dunia sekarang ini semakin ketat. Bintang-bintang muda terus lahir dan langsung mengancam petenis-petenis yang lebih mapan. Siapa yang lengah akan langsung tersingkir dari persaingan.

Petenis Asia pun kini mampu untuk bersaing di jajaran elite dunia. Tahun lalu dunia tenis mencatat sejarah ketika Petenis China Li Na memenangi Perancis Terbuka. Sebelumnya di arena yang sama pernah lahir petenis AS kelahiran China, Michael Chang menjadi juara.

Semua itu memberitahukan kepada kita bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan. Semua bisa meraih prestasi tertinggi apabila memang ada kemauan dan kesungguhan untuk meraih prestasi itu.

Memang tidak mudah untuk meraih prestasi terbaik itu. Dibutuhkan perjuangan panjang dan rintangan yang seringkali begitu terjal. Hanya mereka yang tegar untuk menghadapi segala rintangan dan berupaya untuk menyingkirkannya yang mampu untuk kemudian meraih hasil terbaik.

Pesan dari apa yang terjadi di Australia Terbuka baik untuk menjadi pembelajaran kita semua. Terutama kebiasaan yang kuat pada kita untuk mencari jalan pintas. Keberhasilan selalu ingin dicapai dengan cara yang instan.

Maraknya berbagai praktik korupsi merupakan gambaran keinginan untuk meraih keberhasilan secara instan. Akibatnya, mereka memilih jalan untuk menerabas segala aturan dan bahkan mengambil apa yang sebenarnya bukan merupakan hal mereka.

Lemahnya penegakan hukum membuat banyak orang tidak merasa bahwa apa yang mereka lakukan melanggar aturan. Semua orang malah kemudian seakan berlomba untuk melakukan korupsi, karena risiko yang mereka hadapi dianggap kecil.

Kita harus mengubah cara pandang yang keliru, karena kita tidak ingin menjadi jago kandang. Tanpa memiliki sikap untuk bekerja keras dan tidak mudah untuk menyerah, maka kita tidak akan pernah akan bisa memenangi persaingan.

Padahal sekarang ini dalam semua bidang kita harus bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita tidak lagi hidup di dunia yang tertutup. Kita hidup di dunia yang terbuka, di mana kompetisi menjadi sangat ketat.

Sebuah bangsa akan bisa mengungguli bangsa lain apabila memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan tangguh. Mereka sanggup untuk bertahan dalam berbagai terpaan dan selalu mencoba mencari jalan keluar. Tidak mudah untuk menyerah kepada keadaan, apalagi kemudian memilih jalan pintas.

Kita seharusnya bisa berkaca kepada bangsa-bangsa pecahan Uni Soviet yang kini seakan begitu berjaya di arena tenis. Mereka sampai pergi jauh melanglangbuana untuk mengasah kemampuan mereka. Sharapova yang asal Siberia misalnya, pergi bertahun-tahun ke Amerika Serikat untuk bisa belajar tenis.

Mereka kini meraih hasil kerja keras yang telah dijalani. Latihan tiada henti yang mereka lakukan membawa mereka menjadi petenis-petenis terbaik di dunia. Tidak salah apabila mereka menikmati keberhasilan itu dengan hadiah uang sampai jutaan dollar AS.

Pasti mereka juga akan sangat bijaksana dalam membelanjakan uang mereka, karena itu didapat dari sebuah kerja yang melelahkan. Akan berbeda dengan uang hasil korupsi yang biasanya dibelanjakan dengan cara yang tidak bijaksana, karena diperoleh dengan begitu mudahnya.

Bookmark and Share



KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *