Metrotvnews.com, Solo: Polisi memeriksa delapan saksi terkait teror bom di Mapolsek Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/11). Tujuh di antara saksi adalah anggota kepolisian, sementara satu lainnya penjual sayur.
Dari hasil penyelidikan, disinyalir pelaku sengaja meletakkan benda diduga bom di samping Mapolsek. Pada saat itu, banyak petugas yang berjaga di depan kantor.
Saat ditanya terkait daya ledak benda yang diduga bom, Kasat Reskrim Polresta Surakarta Komisaris Polisi Edy Suranta Sitepu mengatakan hal tersebut menjadi kewenangan Jihandak dan Puslabfor. Namun berdasar keterangan saksi, benda yang diduga bom terdiri dari komponen gas elpiji tiga kilogram, kabel, pengatur waktu dan baterai. Benda itu sudah diledakkan tim Gegana sekitar puul 05.30 WIB.
Atas kejadian ini polisi meminta masyarakat untuk tidak segan dan melapor ke polisi apabila mengetahui hal mencurigakan.(wtr6)