• Live Streaming
  • E Paper
  • Wideshot
  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
  • INTERNASIONAL

    Presiden Filipina Desak Gerilyawan Sulu di Sabah Menyerah

    Laporan:
    Sabtu, 02 Maret 2013 | 15:58 WIB
    REUTERS/Malacanang Presidential Palace/wt

    Metrotvnews.com, Manila: Presiden Filipina Benigno S Aquino III  mendesak pengikut Sultan Sulu yang bersembunyi di Lahad Datu, negara bagian Sabah, Malaysia, menyerah tanpa syarat guna mencegah jumlah korban lebih banyak.

    Benigno membuat imbauan itu dalam pernyataan yang dikeluarkan, Sabtu (2/3), setelah ia bertemu dengan beberapa anggota kabinet dan pejabat keamanan di Istana Presiden Malacanang untuk kedua kali sejak bentrokan di Sabah meletus pada Jumat pagi.

    "Jika Anda memiliki keluhan, jalan yang Anda tempuh adalah salah. Dan memang, satu-satunya hal yang benar untuk Anda lakukan adalah menyerah," kata Aquino dalam imbauannya.

    "Bagi mereka yang memiliki pengaruh dan kapasitas untuk alasan dengan orang-orang di Lahad Datu, saya meminta Anda untuk menyampaikan pesan ini: menyerah sekarang, tanpa syarat," tambahnya.

    Sebanyak 12  pengikut Sultan Sulu Jamalul Kiram III tewas dalam bentrokan dengan pasukan Malaysia. Dua tentara Malaysia juga tewas. Orang-orang Kiram pergi ke Sabah tiga pekan lalu untuk mengklaim negara bagian Malaysia yang kaya minyak dan mineral itu.

    Malaysia memperingatkan jika sisa-sisa pengikut Kiram tidak menyerah, mereka harus menghadapi konsekuensi yang tidak diinginkan. (Ant/Pbu)


    Editor:
    Komentar
    FOTO
    MORE ...