Traya Nyanyikan Lagu Sedih dengan Ceria

Metro Corner | Jumat, 3 Februari 2012 15:42 WIB


 

APA jadinya bila musik indie khas Indonesia mendapat inspirasi sentuhan pop Jepang? Lalu bagaimana caranya membawa lagu-lagu yang sebenarnya sedih menjadi santai dan ceria? Tentu tak banyak yang bisa membayangkan itu. Tapi, Traya bisa melakukannya.

"Kekuatan kita, pokoknya kita membawakan lagu sedih tapi dengan cara kita, ceria gitu," kata band yang terdiri dari 7 personel itu kepada www.metrotvnews.com di sela-sela acara 8-11 Show Metro TV.

Mereka mengakui musik indie kurang diminati major label di Indonesia. Tapi, mereka yakin musik indie bisa dinikmati pendengar musik Tanah Air. Tak sedikit band indie yang namanya dikenal penikmat musik, sebut saja Endah and Resa dan Gugun Blues Shelter.

Traya yakin lagu-lagu mereka memberi warna baru di dunia musik dalam negeri. Apalagi mereka bisa menyajikan lagu sedih dengan santai dan ceria, sehingga terdengar khas. Traya pun mengaku musik mereka diberi sentuhan aliran Jepang.

Traya terbentuk pada Februari 2004 dan beranggotakan tujuh orang. Seiring waktu berjalan, empat orang memisahkan diri. Tiga orang bertahan hingga mendapat bantuan dua pemain tambahan yang sehati dengan Traya.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya Desember 2011, Traya merilis single Pacarku Ternyata Pacarmu. Mereka juga merilis album dengan judul Traya.

"Itu album kita yang pertama yang udah ditunggu-tunggu sejak lama," ujar mereka.

Untuk kedepannya mereka berharap bisa go internasional dan tetap memberikan karya-karya terbaik mereka.

"Harapan kita bisa go internasional dan bisa tetap memberikan yang terbaik, dan bisa diajak terus juga main di Metro TV" ujar mereka sambil tertawa, menutup perbincangan kami.(rio)




Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
sobi wan kenobi,
Jumat, 3-Februari-2012

Trs ber inovasi untuk traya.
Di sisi lain..metro tv terus men support ini band dong..coz ini band layak untuk diperjuangkan..read the profile..and u will know that..