Soraya Haque Ingatkan Anak Waspada di Angkutan Umum
Metro Corner | Selasa, 21 Februari 2012 14:29 WIB

KASUS pemerkosaan dalam angkutan umum pun menjadi perhatian mantan peragawati Soraya Jasmine Haque. Ia mengakui transportasi umum di Indonesia belum sebaik di negara-negara tetangga.
"Seperti di Singapura yang pulang di atas jam sepuluh malam itu masih aman. Karena jelas semua tertulis, semua CCTV jalan. Kita belum punya yang seperti itu," ungkap wanita yang biasa disapa Aya kepada www.metrotvnews.com usai mengisi acara 811 Show Metro TV itu.
Ia kerap memperingatkan anak perempuannya untuk berhati-hati saat menggunakan jasa transportasi umum. Ia mewajibkan anaknya menginformasikan lokasi yang dituju. Ia sering mengingatkan anaknya untuk berbusana yang tidak mengundang kejahatan. Selain itu, ia mengajarkan anaknya untuk berkata 'tidak' dan memiliki perlawanan awal pada kejahatan seperti menangkis atau menghindari hipnotis.
Tiga wejangan itu pun Aya sampaikan pada setiap perempuan yang ia temui. Menurutnya, setiap perempuan harus siaga dan waspada pada ancaman kejahatan.
Itu pula yang menggugah Aya untuk bergabung dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Pulih. Di lembaga tersebut, Aya berperan sebagai pembicara yang membidani hak-hak perempuan. Ia pun memanfaatkan latar belakang pendidikannya di bidang hukum untuk membela kaum perempuan.
"Background saya kan hukum, saya bisa memberikan kontribusi yang banyak tentang perempuan, bagaimana mereka bisa terlindung dari kekerasan," ujar ibu beranak tiga itu.
Menurut Aya, LSM Pulih membahas berbagai agenda seputar masalah perempuan. Selain penganiayaan, kasus pemerkosaan dalam angkutan umum pun menjadi sorotan LSM tersebut. Ia mengemukakan perempuan memenuhi kewajiban tanpa menuntut hak, satu di antaranya keamanan.
Ok, Mbak Aya. Semoga sukses dengan peran barunya. (rio)
Kamis, 23-Februari-2012
semoga fihak berwenang lebih memperhatikan lagi tentang keselamatan pengguna jasa angkutan rakyat kecil ini