Metrotvnews.com, Klaten: Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif memastikan pemerintah tidak akan kekurangan dana pada masa tanggap darurat bencana. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp200 miliar dari Menteri Keuangan.
"Seluruh dana tersebut dialokasikan untuk tiga lokasi bencana, yakni Mentawai, Wasior, dan Gunung Merapi," kata Syamsul di Klaten, Jawa Tengah, Senin (8/11).
Dana on call alias siap dicairkan dari anggaran dana cadangan tersebut, menurut Syamsul, cukup untuk kebutuhan logistik pengungsi. Termasuk di dalamnya empat kabupaten terkena dampak langsung erupsi Merapi. Ialah Boyolali, Klaten, Magelang, dan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikatakan Syamsul, dana dapat segera dicairkan jika masing-masing daerah bencana membutuhkan untuk rehabilitasi kelayakan hidup pengungsi. Tapi, lanjut dia, pemerintah keempat kabupaten menyatakan masih sanggup memenuhi kebutuhan logistik pengungsi yang jumlahnya melonjak seiring peningkatan aktivitas Merapi pascaerupsi 26 Oktober silam.
"Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Magelang misalnya. Seluruhnya melaporkan kesanggupan pemenuhan logistik hingga minimal tiga hari ke depan," katanya.
Laporan tersebut, jelas Syamsul, didapatkan usai peninjauan penanggulangan bencana di tiga kabupaten di Jateng itu. Syamsul menambahkan BNPB terus berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) tingkat provinsi. Tujuannya, memastikan ketersediaan kebutuhan logistik pengungsi dalam masa tanggap darurat.
Kemungkinan besar, terang Syamsul, pemerintah akan memperpanjang masa tanggap darurat Merapi yang sebelumnya dipetakan hingga satu bulan setelah pertama kali meletus pada 26 Oktober. Alasannya, ketidakstabilan kondisi vulkanik Merapi hingga saat ini. (Ant/*****)
Senin, 8-November-2010
siapa bilang pemerintah tak akan kekurangan dana bencana,sedangkan korupsi di indonesia masih meraja lela sampai detik ini.
apalagi gubernur di sumbar sudah mengurangi dana untuk bencana ke luar negri. jangankan puluhan juta, uang 1000 rupiah saja sangat berarti bagi saudara2 kita yang sedang mengalami bencana.
saya harap, pemerintah untuk selalu memikirkan rakyatnya.