Menag: Tragedi Cikeusik Karena Masyarakat Tidak Bisa Diatur

Hukum & Kriminal | Senin, 7 Februari 2011 21:07 WIB

Metrotvnews.com, Kuta: Tragedi berdarah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, terjadi karena masyarakat tidak bisa diatur. Padahal, polisi sudah memberi peringatan kepada jemaah Ahmadiyah untuk tidak melakukan gerakan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Hal itu diungkapkan Menteri Agama Suryadharma Ali dalam sebuah acara temu tokoh pendidikan di Kuta, Bali, Senin (7/2).

Sementara, terkait surat keputusan bersama tiga menteri, Suryadharma menjelaskan, tidak ada yang salah. Menurutnya, isi SKB telah mengatur ketentuan antara pihak yang menentang maupun pendukung Ahmadiyah.

"Tidak ada yang salah dengan SKB. Yang perlu dievaluasi adalah sejauh mana aturan tersebut ditaati masyarakat. Dalam hal ini anggota Ahmadiyah maupun non-Ahamadiyah," ujarnya.



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
robin,
Selasa, 8-Februari-2011

Ya...SKB tidak salah, biarpun SKB 57 menteri atau SKB 99 menteri gak bakalan ngaruh dan akan tetap sebagai SKB yg madul....justru yg lebih penting adalah meluruskan penyimpangan yg dilakukan oleh ahmadiyah..!!

Setiap orang yg beragama atau memiliki kepercayaan, biarpun cuma sekedar KTP kayaknya pasti akan sangat marah jika agamanya atau kepercayaannya dinista, kalo gak marah ya namaya MONYET...!!
 
asma,
Selasa, 8-Februari-2011

yang penting mah ditindak tegas,adilllllllllllll berdasarkan Al-Qu'an dan Hadist
 
Adinda,
Selasa, 8-Februari-2011

Gimana masyarakatnya mau diatur oleh orang orang/ pemimpin yg untuk mengatur diri sendiri saja tidak bisa.
Intropeksi dong pak Suryadharma Ali.

Krisis kepemimpinan yg sangat parah sedang terjadi di Indonesia

Dari Presiden, para Menteri, Pejabat Negara, Birokrat di Dirjen Pajak, Kepolisian,anggota DPR semuannya terkena masalah.

Tidak ada yg bisa diharapkan lagi dari para pemimpin2 seperti ini.
Rakyat muak dengan slogan dan janji janji kosong...
 
ray,
Senin, 7-Februari-2011

sebaiknya Departement Agama DITIADAKAN. Ga guna, buang2x duit APBN. > Ini katanya Gusdur lo yaa :D. Beliau bilang, agama yaa masing2x, ga perlu pemerintah intervensi. Biasanya yg bikin kayak gini Front Preman Indonesia .:P
 
rebel fleur,
Senin, 7-Februari-2011

sebaiknya menag di ganti... karna dr perkataan dan sikap nya saja sdh tdk mencerminkan orang yg beragama... mana mungkin org spt itu bisa dipilih menjadi menteri agama.... tidak punya hati nurani dan belas kasih...