50-an Siswi di Ponorogo Terancam Tak bisa UN karena Hamil
Sosbud / Rabu, 13 April 2011 11:47 WIB


Metrotvnews.com, Ponorogo: Menjelang ujian nasional pada 18 April 2011, Dinas Pendidikan Ponorogo, Jawa Timur, mengidentifikasi siswi yang hamil. Hasilnya mengejutkan: ada puluhan siswi hamil dan terancam tidak bisa mengikuti ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Dwikorahadi memaparkan hal itu dalam sosialisasi bersama 89 kepala sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Ponorogo, Rabu (13/4). Dwikorahadi menjelaskan, pihaknya masih melakukan identifikasi data siswi hamil. Sejauh ini data terlapor dari lembaganya ada 50 siswi yang tidak bisa mengikuti ujian nasional karena hamil.

Pihak Dinas Pendidikan Ponorogo hanya mengikuti aturan sekolah saja. Apabila pihak sekolah mengeluarkan siswinya akibat hamil, pihak Dinas Pendidikan Ponorogo tetap memberikan kemudah bagi siswa yang tidak bisa mengkuti ujian nasional dengan mengejar ujian paket.

Pihaknya juga meminta sekolah segera mendata siswinya yang sedang mengandung. Jika ada, diharapkan pihak sekolah mengambil keputusan apakah menyertakan ikut ujian nasional atau mengembalikan ke orangtua.

Diperkirakan, kasus siswi hamil di Ponorogo mencapai hingga ratusan siswi. Karena kasus hamil tersebut sudah diproses di unit PPA Polres Ponorogo. (Ferry Aquarius/DOR)










Komentar
Nama
:
Email
:
Komentar
:
Kode Keamanan
:
 
 
Arie Wibowo,
Rabu, 11-Mei-2011

Kurang nya Perhatian dari Orang tua Menyebabkan Faktor Sex Bebas jadi semakin Banyak di Kalangan Siswa dan Siswi..Peran Penting Orang tua untuk Lebih dekat kepada Putra Dan putri nya Tentang Bahaya nya Sex bebas Di Masa Dini itu..Untuk Pihak Sekolah peran penting Lebih Mengajarkan Agama maka dengan agama kita bisa Lebih mendekatkan diri kepada ALLAH SWT..pesan saya sih seperti itu untuk para Orang Tua agar Lebih Menegaskan bahaya Sex Bebas Saat Ini Sudah Semakin Banyak anak SMP dan SMA Mengikuti Gaya luar yang selalu dengan Sex Dan Narkoba
 
ari,
Jumat, 15-April-2011

tobatlah nasuha...................................................
 
Adhie,
Rabu, 13-April-2011

Parahnya pergaulan anak mudah jaman skr
 
wong cilik,
Rabu, 13-April-2011

gini loh yaa..
memang tidak ada aturan yang nyebutin kalo siswi hamil dilarang ikut ujian nasional
tapi sekarang mari kita logika
salah satu janji pelajar itu menjaga nama baik diri dan sekolah
ketahuan hamil itu kira2 jaga nama baik diri&sekolah gak??
trus juga ada aturan sekolah yang menyebutkan siswa yang tidak bisa menjaga nama baik sekolah (termasuk hamil) harus dikeluarkan
nah,sekarang silahkan dipikir lah..

@genjour:pikiran anda sempit sekali yaa. Sekolah sudah memanusiakan siswi2 yg hamil itu yaa dengan tidak diikutkan ujian nasional
sekarang km pikirlah apa mereka gak beban mental ikut ujian nasional bareng2 temen2 mereka?
orang salah itu bukannya dimaafkan,tapi diberik kesempatan buat ngerti kalo mereka itu salah
terima kasih
 
genjour,
Rabu, 13-April-2011

apa hubunganyanya hamil ama ujian?? emang orang hamil nggak mampu ujian?? mbok ya melihat peristiwa semacam ini dari perspektif korban... bagaimanapun anak-anak itu adalah korban... (digarisbawahi kata anak-anak, cause mereka masih di bawah umur)... Heran, moralitas hanya diukur dari seksualitas... Apa anak-anak itu mau disuruh aborsi biar bisa ikut ujian?? (tambah nggak bermoral kan?) Untuk para korban, kalau boleh saran... lebih baik nggak usah ujian aja kalau dipersoalkan... pendidikan itu bisa diperoleh dimana aja. Nggak hanya di bangku sekolah aja... apa lagi kalau sekolahmu nggak ngebolehin ujian hanya karena kamu hamil, berarti sekolahmu nggak ngerti makna pendidikan... (pendidikan yang gue maksud adalah yang memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih baik, manusia yang berani menerima kesalahan dan berubah.)
 
 
INDEX+
 
 
INDEX+