PM Jepang Naoto Kan Mundur

Internasional | Sabtu, 27 Agustus 2011 08:49 WIB

Metrotvnews.com, Tokyo: Perdana Menteri Jepang Naoto Kan akan mengundurkan diri pada Senin (29/8) mendatang. Kan dianggap gagal memimpin penanganan tsunami dan krisis nuklir akibat gempa bumi, beberapa waktu lalu.

Terdapat tiga nama kandidat pengganti Kan. Yaitu, mantan Menteri luar Negeri, Seiji Maehara, Menteri Keuangan Yoshihiko Noda dan Menteri Perdagangan Banri Kaieda. Penetapan Perdana Menteri Baru langsung dilakukan begitu Kan resmi mundur.

Kan berkuasa selama 15 bulan. Ia adalah yang terlama menjabat sebagai Perdana Menteri dalam sejarah Jepang. Pengganti Kan akan menjadi Perdana Menteri keenam dalam lima tahun terakhir.(MI/ARD)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
obenk,
Sabtu, 27-Agustus-2011

Bicara soal kegagalan pejabat, di Indonesia mereka selalu berkilah "kalo saya mundur, apakah akan menyelesaikan masalah?" padahal konon bangsa ini ksatria.
 
Anang Kurnia Maknadi,
Sabtu, 27-Agustus-2011

Kenapa di nagara kita budaya Gentleman atau Sportif itu tdk mampu tertanam dihatinarani para Elite penyelenggara negara ini.Apanya yg salah?
 
johan,
Sabtu, 27-Agustus-2011

maaf tolong dilihat lagi beberapa hal berikut :
1. dari berita2 sekitar bulan februari-maret 2011 (sebelum tsunami Jepang), diketahui bahwa Naoto Kan akan mundur dari jabatan karena salah satu menteri nya terlibat skandal. namun pengunduruan diri tersebut diundur karena terjadi bencana tsunami (tsunami terjadi pada saat PM Naoto Kan sedang hearing pengunduran dirinya). PM Naoto Kan memundurkan pengunduran dirinya utk menangani dulu keadaan darurat saat itu, dan SUDAH berencana akan mengundurkan diri pada bulan Agustus 2011 (sekarang). jadi, pengunduruan diri Naoto Kan bukan "dianggap gagal memimpin penanganan tsunami dan krisis nuklir" saja, selain dari tekanan dari partai dan pemerintahan yang lain.
2. "Kan berkuasa selama 15 bulan. Ia adalah yang terlama menjabat sebagai Perdana Menteri dalam sejarah Jepang"