Metrotvnews.com, Bekasi: Sejumlah ibu rumah tangga di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku kewalahan menghadapi beban pekerjaan rumah tangga pascaperayaan Lebaran. Pasalnya, pembantu rumah tangga yang biasa bekerja pulang ke kampung.
"Cucian piring numpuk. Anak juga terpaksa dititipkan ke saudara karena tidak ada yang menjaga setelah dua pembantu saya pulang kampung dan tidak kembali lagi," keluh Vita (35), yang bekerja sebagai staf Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, di Bekasi, Senin (5/9).
Vita mengaku kesulitan mencari pengganti pembantu rumah tangganya. Sebab, sejumlah calon pembantu yang ditawarkan kepadanya mematok persyaratan tinggi yang sulit untuk dipenuhi.
"Mereka minta gaji rata-rata Rp600 ribu, tapi masak nasi harus pakai penanak nasi elektronik, mencuci harus pakai mesin cuci dan mereka tidak mau mengurus anak di bawah tiga tahun," kata warga Bintara, Bekasi Barat itu.
Hal senada diungkapkan salah satu ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai Sekretaris Asisten Daerah (Asda) I Pemkot Bekasi, Fitri (30).
"Saya terpaksa membawa serta anak saya yang masih kecil ke kantor di hari pertama kerja setelah cuti bersama. Sebab, pembantu saya baru kembali dari kampung bulan depan, sedangkan suami juga kerja," katanya.
Fitri mengaku sangat membutuhkan pembantu yang mau bekerja mengurus keperluan rumah tangga selama delapan jam mulai pagi hari sambil menunggu pembantunya kembali dari kampung.
"Mencari pembantu saat ini memang sulit sekali. Tiap tahun saya harus mengalami hal ini. Mencuci pakaian sendiri, mencuci piring yang menumpuk bekas perayaan Lebaran dan merapikan rumah," katanya.(Ant/****)
Selasa, 6-September-2011
PEREMPUAN ditakdirkan terlahir sbg MAHLUK AGUNG yg bertugas MELAHIRKAN GENERASI BARU YG LBH BERKUALITAS dibekali kemampuan MULTITASKING, yaitu bisa mengerjakan/melaksanakan banyak hal/tugas dlm SATU SINERGI dan SATU MOMENTUM SEKALIGUS...
DAN HARUS CERDAS DAN CERDIK...TIDAK CENGENG...
Selasa, 6-September-2011
Kami disemarang juga mengalami hal serupa, lalu pada kemana para pembokat?bukanya yang nganggur banyak?
Selasa, 6-September-2011
Kami disemarang juga mengalami hal serupa, lalu pada kemana para pembokat?bukanya yang nganggur banyak?