Korban Tewas Tercebur Kilang Pertamina Diserahkan ke Keluarga

Nasional | Rabu, 14 September 2011 15:04 WIB

Metrotvnews.com, Cilacap: Tiga korban tewas akibat tercebur ke tangki minyak pengolahan di Pertamina UP 4 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (14/9) pagi, diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Mereka tewas saat mengerjakan sludge oil recovery (SOR). Sementara empat orang lainnya masih kritis. Mereka masih mendapatkan perawatan medis dari tim dokter Rumah Sakit Pertamina Cilacap.

Salah satu korban tewas asal China, Chen Liang, dijemput langsung oleh istrinya. Sang istri tak kausa menahan tangis di depan jenazah suaminya. Jenazah dua orang korban tewas lainnya, Rafli Rio Basia dan Doni, diberangkatkan ke rumahnya masing-masing di Riau dan Payakumbuh, Pulau Sumatra.

Ketiga korban tewas tercebur ke tangki pemisahan minyak dengan zat lainnya di area 38 T-103. Empat korban lainnya mengalami gangguan pernapasan saat mencoba menolong ketiga koleganya. Diduga keempat orang tersebut menghirup gas berbahaya dari tangki.

"Mereka merupakan karyawan kontraktor rekanan Pertamina yang bertugas di bagian tangki pemisahan minyak. Korban tewas diserahkan ke keluarga sebelum menjalani autopsi untuk penyelidikan penyebab pasti tewasnya korban," jelas Kepala Humas Pertamina Cilacap, Ruseno. (Darbe Tyas/**)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
Hendra Miftah Suada,
Rabu, 14-September-2011

Kejadian seperti itu semestinya tidak perlu terjadi. Pertamina UP 4 usianya sudah uzur. Cerita teman yang kerja di sana, banyak komponen yang semestinya out of date namun dipaksakan terus berfungsi sehingga terjadilah kasus kecelakan kerja. Satu contoh adalah sensor panas yang tidak berfungsi pada kecelakaan beberapa tahun lalu yang akhirnya meneln korban jiwa. Sisi lain, anggaran perawatan justru malah dipangkas terus semata agar optimal dalam keuntungan