Metrotvnews.com, Ogan Komering Ilir: Suasana Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, Kamis (15/12), tampak tegang. Perkampungan yang biasanya tentram itu kini berubah menjadi penuh ketegangan. Situasi itu dipicu oleh bentrok antara perusahaan kelapa sawit PT Sumber Wangi Alam dengan warga setempat.
Bentrok terjadi pada 21 April 2011. Sejumlah fasilitas perusahaan rusak parah. Meskipun sudah lama, ketegangan masih tampak. Itu terjadi karena akibat bentrok itu tujuh orang meninggal. Dua warga setempat bernama Indra Syafei dan Syaktu Macan meninggal dengan kondisi mengenaskan. Keduanya dibacok karyawan perusahaan kelapa sawit PT SWA. Korban dibunuh di sekitar perkebunan kelapa sawit saat hendak kembali ke desanya.
Keesokan harinya, warga membalas dengan mendatangi kantor PT SWA yang berada di sekitar Desa Sungai Sodong. Kemarahan warga tidak terbendung. Sejumlah fasilitas perusahan dirusak warga. Tidak puas, lima karyawan PT SWA dibunuh warga.
Kepolisian Daerah Sumatra Selatan saat itu yang dipimpin Inspektur Jenderal Polisi Hasyim Irianto langsung mengamakan lokasi perusahaan. Bentrok itu terjadi akibat sengketa lahan kelapa sawit antara perusahaan dan warga setempat.
Kemarin, sejumlah warga Mesuji, Lampung, dan warga Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, datang ke DPR. Mereka membawa bukti rekaman video kekerasan aparat terhadap warga. Mereka menuntut kasus pelanggaran hak asasi manusia itu diusut. (Sefti Feriansyah/DOR)
Kamis, 15-Desember-2011
dimana komnasham? tidak kelihatan kan batang hidungnya, karena mereka dibentuk untuk membela yg tak jelas! selalu saja rakyat yg dikorbankan atas nama investor di negeri ini, seakan aparat negeri ini tutup mata dgn sengketa lahan dimana perusahaan menyerobot tanah rakyat!