285 Proposal Riset Peroleh Dana Rp90 Miliar
Techno = / Sabtu, 28 Januari 2012 11:43 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 285 proposal riset dari 1.281 usulan yang masuk ke Kementerian Riset dan Teknologi mendapatkan insentif riset Sistem Inovasi Nasional 2012 dengan total pendanaan Rp90 miliar.

"Sekitar sembilan proposal dari 285 proposal yang akan didanai pada 2012 ini merupakan proposal konsorsium," kata Asisten Deputi Relevansi Program Riptek Kemristek, Ahmad Dading Gunadi seusai Diskusi Insentif Riset di Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/1) malam.

Konsorsium yang akan didanai Kemristek itu antara lain konsorsium vaksin sekitar Rp2 miliar, konsorsium roket sekitar Rp500 juta, konsorsium kapal perang, konsorsium nanoteknologi dan lain-lain.

"Kemristek mendanai Rp2 miliar untuk konsorsium vaksin yang diketuai PT Biofarma, beranggotakan Lembaga Eijkman, ITB dan BPPT. Namun demikian lembaga yang didanai kami tetap ikut sharing misalnya Biofarma ikut sharing Rp8 miliar," katanya.

Vaksin seperti vaksin Dengue, Hepatitis B, hingga flu burung, menurut dia, perlu diprioritaskan agar tidak terus bergantung pada vaksin impor. Apalagi sebagai negara tropis maritim jenis vaksinnya berbeda. Ditambah lagi Indonesia yang mayoritas Muslim membutuhkan vaksin yang benar-benar halal.

Sedangkan 276 proposal lainnya merupakan proposal dari berbagai pihak yang layak menerima insentif riset, baik berupa riset dasar maupun riset terapan yang dilakukan secara perorangan atau kelompok, juga oleh lembaga riset baik LPNK, di perguruan tinggi, Badan Litbang Kementerian, Balitbang Daerah, maupun riset industri.

"Untuk industri Kemristek mendanai total Rp5 miliar per tahun, antara lain untuk industri-industri strategis seperti PT Biofarma, PT LEN, PT KS dan lainnya," kata Ahmad Dading Gunadi.

Dengan dana tersebut, si penerima insentif riset diminta menyelesaikan penelitiannya sesuai proposal dalam jangka waktu satu tahun. Kemristek mendorong tumbuhnya Pusat-Pusat Unggulan Riset dan memacu peningkatan investasi pihak swasta dalam kegiatan penelitian dan pengembangan.(Ant/BEY)










Komentar
Nama
:
Email
:
Komentar
:
Kode Keamanan
:
 
 
 
INDEX+
 
 
INDEX+