SEMARAH apapun orang tua pada anak, sebaiknya tak mengasari si buah hati. Berhati-hatilah menghukumi anak-anak ketika mereka melakukan kesalahan. Sebab, anak-anak yang dikasari berisiko terkena serangan jantung kala ia besar nanti.
Hal itu didasarkan pada sebuah studi yang melibatkan 1.300 pasien migrain atau gangguan sakit kepala sebelah di Amerika Serikat dan Kanada. Peneliti menyurvei riwayat penderita migrain saat mereka masih kanak-kanak dan status kesehatan ketika dewasa.
Peneliti menemukan kekerasan maupun pelecehan berhubungan dengan risiko stroke, serangan iskemik transient atau mini stroke, dan serangan jantung. Kekerasan itu meliputi fisik, emosional, pelecehan seksual, dan pengabaian secara fisik maupun emosional.
Hasil penelitian itu dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Headache Society di Los Angeles. Presentasi menguak pengalaman buruk di masa kanak-kanak pada penderita migrain dapat mempengaruhi kesehatan kardiovaskular pada saat dewasa.
"Penelitian lain menunjukkan hubungan antara penganiayaan anak dengan migrain, dan sekarang kita tahu bahwa pelecehan atau kekerasan pada masa kanak-kanak akan menempatkan orang dewasa pada risiko yang lebih besar untuk terkena penyakit jantung dan serebrovaskular (otak)," kata ketua tim peneliti, Dr. Gretchen E. Tietjen, dari University of Toledo College of Medicine di Ohio.(go4/RRN)
Kamis, 2-Februari-2012