APAKAH Anda termasuk orang yang pesimistis bahwa pijat bermanfaat bagi kesehatan? Kalau demikian, Anda perlu berpikir ulang karena menurut penelitian ilmiah Dr Mark Tarnopolsky dari Universitas McMaster, Hamilton, AS, pijat bermanfaat bagi kesehatan.
Dalam penelitian yang dipublikasikan lewat jurnal Science Translational Medicine awal bulan ini, Tarnopolsky mengamati 11 pria muda. Mereka diminta berolahraga selama 70 menit. Saat partisipan beristirahat, sebelah kaki mereka diberi pijatan dan sebelah lagi tidak. Tarnopolsky mengambil sampel jaringan dari otot-otot kaki para partisipan setelah pemijatan selesai dan 2 jam setelahnya.
Ketika sampel-sampel itu dibandingkan, sampel yang dipijat menunjukkan dua perubahan signifikan pada otot, yakni pengurangan peradangan dan peningkatan produksi mitokondria, sumber energi sel-sel di dalam tubuh. (Live Science/MI/ICH)