Metrotvnews.com, Buenos Aires: Argentina mengutuk keras kunjungan calon pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran William ke Kepulauan Falkland. Pasalnya, anak sulung Pangeran Charles itu berkunjung untuk mengikuti latihan militer Inggris.
Sejumlah pejabat Argentina menyebut kunjungan itu sebagai provokasi terhadap konflik kepemilikan gugusan pulau tersebut. Argentina masih mengklaim gugusan pulau yang disebut kepulauan Malvinas itu milik mereka.
Sejak rencana kunjungan William ke Falkland diumumkan bulan lalu, pejabat dari dua negara melontarkan perang kata-kata. Bahkan, perang kata itu makin meningkat belakangan ini.
Presiden Argentina, Cristina Fernandez, menggambarkan kunjungan Pangeran William sebagai bentuk keangkuhan Inggris yang masih memamerkan kekuatan kolonialnya.
Pejabat Departemen Luar Negeri Argentina, Sebastian Brugo Marco juga mengatakan, pihaknya tidak dapat mengabaikan agenda politik di balik misi militer kunjungan William tersebut.
Kunjungan William bertepatan dengan peringatan 30 tahun perebutan Kepulauan Falkland antara Argentina dan Inggris. William akan berada di Kepulauan Falkland selama enam pekan untuk mengikuti latihan militer bersama Angkatan Udara Inggris.
Keterangan resmi Kementerian Pertahanan Inggris menyebutkan William akan mengikuti latihan pencarian dan pertolongan dengan menggunakan pesawat helikopter.
Tetapi keterangan resmi pemerintah Inggris menyebut kunjungan itu merupakan kegiatan rutin. Selama latihan di kepulauan itu, William tidak akan melakukan tugas terkait posisinya sebagai calon pewaris kerajaan Inggris.
Sejak 1833, Inggris telah menguasai gugugan pulau yang terletak sekitar 300 mil lepas pantai selatan Argentina.
Pada 1982, Inggris mengirim pasukan angkatan laut dan ribuan tentara untuk merebut kembali gugusan pulau itu setelah pasukan Argentina mendudukinya. Dalam perang selama sepuluh pekan itu, 650 orang tentara Argentina tewas, sementara Inggris kehilangan 255 tentaranya.
Inggris menolak ajakan berunding yang diajukan Argentina yang tetap mengklaim kedaulatan atas kepulauan Falkland. Bahkan bulan lalu, Perdana Menteri Inggris David Cameron menyatakan bahwa dia berkomitmen untuk melindungi gugusan pulau tersebut. (BBC/Wrt3)