Imigran Irak Jadi Orang Tertua Inggris

Sosbud | Selasa, 7 Februari 2012 02:00 WIB

Metrotvnews.com, London: Seorang imigran asal Irak diperkirakan warga negara tertua di Inggris. Pria tersebut bernama Taufeek Khanjar dengan usia 104 tahun. Khanjar tiba di Inggris enam tahun lalu untuk bergabung bersama putrinya.

Penilaian tersebut diungkapkan Anggota dewan daerah Surrey, Denise Saliagopoulos. Menurutnya, Khanjar menyatakan sumpah kesetiaan kepada Ratu Elizabeth dalam upacara dan berjanji akan menjadi warga negara yang setia dan mematuhi undang-undang yang berlaku di Inggris.

Setelah upacara pengambilan sumpah sebagai warga negara Inggris di kantor pemerintah daerah Surrey, Khanjar mengatakan dia sangat bahagia menjadi warga negara Inggris.

Khanjar pun menyatakan kunci umur panjang dan kesehatannya adalah tidak mengalami stres dan selalu berusaha santai. "Saya tidak pernah marah dan apapun yang terjadi, saya menerima apa adanya," tutur Khanjar.

Selain itu, Khanjar juga sering menyibukkan dirinya dengan berbagai hobi yang membuat dirinya merasa senang. "Saya menyibukkan diri dengan menonton televisi, bermain kartu, membaca, dan mendengarkan musik. Saya juga suka memperbaiki jam tangan dan barang-barang rusak lainnya," tambah duda tersebut.

Khanjar tinggal bersama putrinya Nada Dabis, 59, di South Cheam, London selatan. Khanjar mempunyai empat putra dan dua putri.

Sebelum pindah ke Inggris, Khanjar bekerja sebagai pengrajin perhiasan di Baghdad, Irak. (BBC/Wrt3)




cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: