Metrotvnews.com, Bukittinggi: Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Ahad lalu, sempat mengeluarkan abu vulkanik. Materi berbau balerang itu meluncur setinggi 1.500 meter.
"Abu vulkanik yang disemburkan gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut itu terjadi jelang Magrib atau sekitar pukul 17.39 WIB," kata petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Suparmo di Bukittingi, Sumbar, Kamis (9/2).
Menurut dia, semburan abu vulkanik menghujani sebagian Kabupaten Tanadatar bagian utara atau lebih kurang sejauh 5 kilometer arah utara gunung. "Letusan yang terjadi pada gunung pada 5 Februari 2012 itu hampir sama dengan kekuatan dengan letusan pada 3 Agustus 2011," kata dia.
Gunung Marapi pada 3 Agustus 2011 mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang setinggi 1.000 meter. Semburan abu vulkanik ini menjangkau sejumlah daerah di Sumbar, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.
"Semburan abu vulkanik gunung pada 5 Februari 2012 tidak terlalu jauh jangkauannya karena pada waktu itu angin tidak terlalu kuat berembus ke arah utara," kata dia.
Dia meminta warga yang tinggal di kaki gunung tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi larangan mendaki sampai 3 kilometer dari puncak gunung.
Sejak gunung mengalami peningkatan pada 3 Agustus 2011, PVMBG telah memasang seismometer dan satu digital analog di ketinggian 2.000 meter di Nagari Batu Palano. Satu alat lainnya ditempatkan pada ketinggian 1.500 meter di Nagari Lasi.
Saat terjadinya peningkatan pada 3 Agustus 2011, gunung hampir tiap hari mengeluarkan letusan, embusan, tektonik jauh, tektonik lokal, vulkanik dalam, vulkanik dangkal serta abu vulkanik.
Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Gunung Tandikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumbar. Setiap pergantian tahun baru, gunung selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar.(Ant/BEY)
Kamis, 9-Februari-2012
Merapi yang ganas kembali mengamuk....siap-siap ngungsi...