Menpan: Peta Kebutuhan PNS Sedang Dianalisis

Polhukam | Kamis, 9 Februari 2012 14:12 WIB

Metrotvnews.com, Ambon: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar menegaskan, peta kebutuhan pegawai negeri sipil (PNS) baik di kementerian, provinsi maupun kabupaten dan kota sedang dianalisis.

"Analisis kebutuhan PNS secara menyeluruh perlu dilakukan, karena untuk jabatan atau tenaga tertentu mengalami kelebihan, sedangkan di bidang lainnya malah mengalami kekurangan," kata Menpan di sela-sela Rakernas Kepala Bappeda se-Indonesia, di Ambon, Maluku, Kamis (9/2).

Ia menegaskan, selain peta kebutuhan PNS juga sedang dilakukan pemetaan terhadap jabatan yang ada di pemerintahan. "Peta kebutuhan PNS dan jabatan ini sangat diperlukan untuk mengetahui potensi yang dibutuhkan dalam kerangka penataan aparatur dan reformasi birokrasi pemerintahan," katanya.

Guna mendukung pendataan itu, saat ini Kementerian PAN sedang memberikan pelatihan terhadap 4.200 tenaga analisis dan diharapkan pelatihannya selesai pada Maret mendatang. "4.200 tenaga analisis ini baru sepertiga dari jumlah tenaga profesional yang dibutuhkan untuk melakukan analisis peta kebutuhan PNS dan jabatan di seluruh Indonesia," katanya.

Ribuan tenaga profesional ini akan bertugas melakukan analisis kebutuhan PNS dan jabatan di masing-masing provinsi serta kabupaten dan kota. Hasil kerja mereka diharapkan rampung dalam waktu singkat. Hasil itu akan digunakan untuk penataan dan reformasi birokrasi.

Menteri Azwar Abubakar juga menegaskan, pengangkatan PNS baru tahun 2012 hanya berkisar 60 ribu hingga 70 ribu orang per tahun atau mencapai 50 persen dari total jumlah pegawai yang pensiun sebanyak 125 ribu hingga 130 ribu per tahun.

"Jadi PNS yang diangkat hanya 60.000-70 ribu saja atau 50 persen dari jumlah pegawai yang pensiun mencapai 125 ribu hingga 130 ribu dan lebih banyak diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, kuota sisanya bisa dimanfaatkan untuk mengangkat tenaga-tenaga profesional lainnya," katanya.

Menpan juga menegaskan, kementerian yang dipimpinnya sedang menggalakkan program birokrasi yang bersih terhadap korupsi sehingga mampu memberikan sumbangan besar bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Penciptaan birokrasi yang bersih ini memang tidak mudah karena selain sistem korupsi yang telah menggurita juga dipengaruhi hal-hal politik, penghasilan yang kurang. Tetapi komitmen menciptakan pemerintahan dan birokrasi yang bersih harus dilakukan," katanya.(Ant/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
Dewi,
Rabu, 21-Maret-2012

Kira2 kapan ya pa
pendaftaran cpns itu d laksanakan d bulan apa?
Jd kami bs mempersiapkan diri dengan maksimal
 
None,
Selasa, 21-Februari-2012

Bagi PNS Menpan ini hanya bikin tambah runyam PNS Indonesia.
 
Adang,
Rabu, 15-Februari-2012

As.wr. Pa menurut saya habiska aja dulu yg masuk kategori 1 dan 2 baru laksanakan rekrutmen cpns lagi agar tidak ada masalah lagi di kemudian hari.
 
jaedi,
Selasa, 14-Februari-2012

waduk
 
yuka,
Jumat, 10-Februari-2012

setiap penerimaan cpns tahun2 sblmnya bnyk trjadi kecurangan terutama di daerah2 biasanya yg lulus membayar mulai 75jt s/d 150 jt hal ini memang sangat sulit dibuktikan tetapi bagi yg ikut test dan bnr2 balajar pasti merasakan kecurangan tersebut , sebaiknya untuk tahun2 mendatang pengumuman hasil test dilakukan langsung setelah ujian dan pelaksanaannya diawasi langsung oleh pemerintah misalnya dari kpk, ICW dll