Status Gunung Ijen Turun Jadi Waspada

Nasional | Sabtu, 11 Februari 2012 18:14 WIB

Metrotvnews.com, Banyuwangi: Status Gunung Ijen (2.386 mdpl) yang terletak di perbatasan Kabupaten Bondowoso dengan Banyuwangi, Jawa Timur, turun dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II). Aktivitas kegempaan dan temperatur kawah Ijen menurun, sehingga status gunung api tersebut turun jadi Waspada.

"Berdasarkan hasil pengamatan visual dan kegempaan, serta analisis data maka terhitung sejak tanggal 8 Februari 2012 pukul 13.00 WIB, status Gunung Ijen diturunkan dari Siaga menjadi Waspada," kata Kepala Bidang Evaluasi Potensi Bencana Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Agus Budianto, Sabtu (11/2).

PVMBG menaikkan status gunung yang memiliki ketinggian 2.386 mdpl tersebut dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) sejak 18 Desember 2011 pukul 04. 00 WIB. Menurut Agus, hasil pemantauan secara visual di pos pengamatan gunung api (PPGA) Ijen di Desa Taman Sari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, menunjukkan aktivitas kegempaan mengalami penurunan baik gempa vulkanik dalam maupun gempa tektonik jauh.

"Kegempaan Ijen didominasi oleh gempa tremor, gempa embusan, gempa vulkanik, dan gempa tektonik," katanya.

Pada periode 1-8 Februari 2012, terekam gempa tremor menerus dengan amplitudo maksimum 0,5-5 mm, sebanyak 21 kali gempa tremor harmonik dengan amplitudo maksimum 4 - 5 mm dengan lama gempa 58-72 detik, dan 13 kali gempa embusan dengan amplitudo maksimum 15-39 mm dan lama gempa 16-18 detik.

Kemudian delapan kali gempa longsoran dengan amplitudo maksimum 32-34 mm dan lama gempa 12-35 detik, sebanyak tiga kali gempa "low frekuensi", 102 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo maksimum 5 - 10 mm dan lama gempa 8-10 detik, delapan kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo maksimum 4 - mm, lima kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo maksimum 46 mm, 29 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo maksimum 40 - 46 mm dan lama gempa 40-220 detik.

"Suhu air danau kawah Ijen juga mengalami penurunan dari 42 derajat Celcius pada 20 Januari 2012 dan pada 5 Februari 2012 tercatat suhu udara 18,2 derajat Celcius dengan suhu permukaan air danau 19,4 derajat Celcius," katanya menjelaskan.

Meski statusnya menurun, kata dia, PVMBG tetap melakukan pemantauan guna melakukan evaluasi kegiatan Gunung Ijen dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso dan Banyuwangi.

"Sehubungan dengan penurunan status Ijen, PVMBG merekomendasikan masyarakat baik wisatawan maupun penambang belerang tidak boleh mendekati kawah yang ada di puncak Ijen dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif," katanya menambahkan.

Agus mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ijen tidak terpancing dengan isu-isu tentang letusan yang meresahkan dan sebaiknya mengikuti arahan dari BPBD setempat.(Ant/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: