Meski sudah meminta maaf karena memicu kontroversi di akhir pekan, kesalahan Luis Suarez terus diungkit kubu Manchester United.
Johnny Evans menjadi pemain United yang masih mempermasalahkan Luis Suarez yang memutuskan untuk tidak bersalaman dengan Patrice Evra.
Evans menilai harusnya dengan salaman, setidaknya ada itikad baik dari kedua belah pihak untuk mengakhiri perselisihan dan perbedaan.
"Mengecewakan dia tidak bersalaman karena Patrice adalah orang yang menjadi korban rasis," sesal Evans yang dikutip Sky Sports.
"Kami tak ingin melihat hal itu terjadi di sepakbola," sambungnya.
Evans menambahkan harusnya perselisihan antarpemain bisa berakhir pada saat itu. Tapi, tak disangkal Evans mungkin ada sedikit dendam di antara pemain.
"Kami sudah membicarakannya di ruang ganti dan kemungkinan dia melakukan jabat tangan. Saya mengatakan bila Evra menawarkan diri untuk berjabat tangan, maka dia akan mendapatkan rasa hormatnya," tandas Evans.(goal/DNI)