Perjalanan Kereta Tanpa Asap Rokok Disosialisasikan

Nasional | Selasa, 14 Februari 2012 19:14 WIB

Metrotvnews.com, Cirebon: PT Kereta Api Indonesia terus melakukan sosialisasi perjalanan tanpa asap rokok di setiap gerbong kelas ekonomi hingga eksekutif. Peraturan ini akan diterapkan pada Maret 2012.

Kepala Daop III wilayah Cirebon, Yusren, mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi larangan merokok sehingga nantinya perjalanan kereta api tanpa asap rokok bisa dinikmati penumpang.

Perjalanan kereta bebas asap rokok adalah bagian dari peningkatan pelayanan kepada penumpang. Menurut dia, pada Maret setiap gerbong tak menyediakan area merokok, selain itu sanksi mulai berlaku bagi perokok.

"Kepada penumpang yang merokok di atas gerbong akan memberikan tindakan, yakni diturunkan di stasiun terdekat karena tiket yang dibeli hangus," katanya.

Kepala Seksi Humas PT KAI Daop III Cirebon, Jawa Barat, Sumarsono menuturkan, setiap kondektur yang memeriksa tiket semua jurusan mulai menyosialisasikan larangan merokok di seluruh gerbong kereta yang berlaku 1 Maret 2012 disertai dengan sanksi penurunan penumpang yang melanggar.

"Tiket perjalanan kereta api yang sudah dibeli oleh penumpang akan hangus jika mereka melanggar dan memaksakan merokok karena mengganggu penumpang lain," katanya.

Retno, seorang calon penumpang di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon mengaku, sosialisasi yang dilakukan oleh PT Kereta Api terkait perjalanan bebas asap rokok cukup maksimal. Saat penumpang di dalam kereta, petugas pemeriksa tiket mengingatkan.

Ia menambahkan, Stasiun Kejaksan dan perjalanan bebas asap rokok untuk semua kelas mulai dari ekonomi hingga eksekutif merupakan langkah tepat untuk meningkatkan pelayanan pada penumpang, meski sebagian penumpang yang merokok merasa tertekan dengan aturan tersebut.

Perjalanan dengan kereta api tanpa asap rokok, kata Sanusi, salah seroang calon penumpang yang sedang merokok di area khusus perokok mengaku, bulan Maret semua gerbong bebas asap rokok baik kelas ekonomi juga kelas eksekutif, meski terasa berat namun aturannya seperti itu, terpaksa mengikuti daripada diturunkan di Stasiun terdekat.(Ant/ICH)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: