Dituduh Salahgunakan Wewenang, Presiden Jerman Mundur

Internasional | Jumat, 17 Februari 2012 18:35 WIB

Metrotvnews.com, Berlin: Presiden Jerman Christian Wulf mengundurkan diri pada Jumat (17/2). Ia mundur setelah terkena sejumlah skandal.

"Saya... hari ini mengundurkan diri dari jabatan presiden federal untuk memberikan jalan segera bagi seorang pengganti," kata Christian Wulf dalam pernyataan tiga setengah menit di televisi dari Istana Bellevue, Jerman, seperti dilaporkan kantor berita lokal DPA.

Ia mengatakan Jerman membutuhkan presiden yang dibutuhkan mayoritas luas masyarakat. "Seorang presiden yang dipercaya bukan hanya mayoritas,tetapi mayoritas luas rakyat," kata Wulf bersama istrinya Bettina di sampingnya.

"Perkembangan-perkembangan pada hari-hari dan minggu-minggu terakhir ini telah menunjukkan kepercayaan ini dan karena itu keefektifan saya telah hancur," ujarnya.

"Karena alasan itu, tidaklah mungkin bagi saya untuk melaksanakan tugas kepresidenan baik di dalam maupun luar negeri yang harus saya lakukan," tambah kepala negara itu.

Pengunduran diri Wulf membuat Kanselir Angela Merkel pusing. Betapa tidak, hal tersebut terjadi saat Merkel berusaha mengatasi krisis utang Eropa.

Merkel membatalkan kunjungan yang telah direncanakan ke Roma untuk bertemu dengan Perdana Menteri Italia Mario Monti mengenai krisis euro dan akan membuat pernyataanya sendiri 30 menit kemudian.

Wulf mengundurkan sehari setelah para jaksa menuntut imunitasnya dicabut untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan bahwa ia menyalahgunakan jabatannya. Kepala negara Jerman itu hampir setiap hari dituduh media menerima hadiah-hadiah ketika menjadi perdana menteri negara bagian Lower Saxony.

Pada Kamis malam, jaksa di kota Hanover Jerman utara juga mengumumkan satu kecurigaan awal terhadap kawan produser film Wulff, David Groenewold. Ia dikabarkan mengambil uang untuk membayaar sewa hotel Wulff untuk dua kali menginap.

Para pengacara Wulf mengatakan Groenewold membayar kembali uang itu secara kontan untuk satu kali menginap.

Peran Wulf sebagai presiden sebagian besar seremonial. Tetapi mengemban beban moral penting. Pengumuman jaksa di Hanover, ibu koya Lower Saxony adalah yang pertama kali. Mereka menuntut parlemen Jerman meminta pertimbangan pencabutan imunitas presiden itu.(Ant/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
Agung Papua barat,
Jumat, 17-Februari-2012

Coba liat tu mereka ga ada pancasila sj gentelman, masa eSBeYe ga brani mundur, wong sdh segudang masalah kok...... ayo kamu bisa