Metrotvnews.com, Banda Aceh: Dua pasangan kandidat calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Banda Aceh 2012 dari jalur perseorangan dan partai politik dinyatakan lulus uji mampu baca Al Quran yang diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan.
"Dua pasangan calon wali kota/wakil wali kota yakin Aiyub Ahmad bersama Hasbi Baday dan Tgk Banta Herman bersama Muhammad Hasan Abdullah dinyatakan lulus uji mampu baca Al Quran," kata Ketua Pokja Pencalonan KIP Banda Aceh, Azhari Amin di Banda Aceh, Ahad (19/2).
Uji mampu baca Al Quran terhadap pasangan calon wali kota dari jalur perseorangan Aiyub Ahmad-Hasbi Badai serta pasangan dari Partai Politik dukungan Partai Aceh Tgk Banta Herman-Muhammad Hasan Abdullah berlangsung di Masjid Agung Al Makmur, Lampriet, Sabtu (18/2) kemarin, disaksikan puluhan simpatisan kedua pasangan calon pimpinan daerah untuk periode 2012-2017 itu.
Kedua pasangan yang mendaftar pascakeputusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) di uji oleh tim dari Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) yang ditunjuk, oleh lembaga penyelenggara pilkada.
"Alkhamdulillah, semua berjalan baik sesuai harapan," katanya.
Menurut Azhari Amin, setelah mengikuti tahapan uji mampu baca Alquran, tahapan selanjutnya KIP akan melaksanakan penetapan calon yang memenuhi syarat administrasi.
"Jika memenuhi persyaratan administrasi kedua pasangan itu juga akan ditetapkan nomor urut pada 8 Maret mendatang," katanya menambahkan.
Sebelumnya, KIP juga telah menguji empat pasangan bakal calon wali kota/wakil wali kota yang telah mendaftarkan diri sejak tahapan awal pilkada.
Empat pasangan bakal calon wali kota/wakil wali kota Banda Aceh yang telah mengikuti uji mampu baca Al-Quran pada pertengahan Oktober 2011 lalu yakni pasangan T Irwan Johan dan Tgk Alamsah, Zulmaifikar dan Lindawati, Aminullah Usman dan Tgk Muhibban serta Mawardy Nurdin dan Hj Illiza Sa'aduddin Djamal.(Ant/RIZ)
Minggu, 19-Februari-2012
Jangan cuma bisa baca Al Quran, tapi ngerti kagak apa yg ditulis di dalamnya. Kalo kasih standar tuh lebih profesional dikit apa, Coba uji integritas atau Track Record pekerjaan/usahanya. Ada unsur korupsi kagak.. weleh-weleh, kita udah banyak melihat contoh pemimpin (Kepala Daerah, maupun Presiden) di Indonesia yang pakai atribut keagamaan, tapi perilaku Setan. Bangsa Indonesia, janganlah tertipu lagi dgn tokoh politik yg menonjolkan atribut Agama, tapi busuk dalam berpolitik.