Data Ribuan Warga Solok tidak Valid

Nasional | Minggu, 19 Februari 2012 02:16 WIB

Metrotvnews.com, Arosuka: Sekitar 5.000 warga Kabupaten Solok, Sumatra Barat terkendala dalam melakukan perekaman data untuk KTP elektronik karena tidak memiliki data diri yang valid.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Solok Deddy Permana di Arosuka, Sabtu (18/2), tidak validnya data sebagian warga itu disebabkan kesalahan pada saat pendataan sebelum dimulainya program KTP elektronik.

"Mungkin saja pada waktu pendataan dulu mereka salah memberikan data kepada petugas dan akhirnya data tersebut tidak dapat digunakan," katanya.

Dia mengatakan, ketidakvalidan data tersebut merata terjadi di seluruh kecamatan dan pada umumnya kesalahan itu berupa tidak akuratnya tanggal lahir, nama lengkap dan tempat lahir.

Disdukcapil bersama kecamatan menargetkan kesalahan data tersebut akan diselesaikan dalam waktu satu pekan.

"Kita akan mendata ulang warga yang data dirinya tidak valid itu dalam seminggu ke depan," katanya.

Secara keseluruhan pencapaian rekam data KTP elektronik di Kabupaten Solok sudah melebihi 80 persen atau 227.000 jiwa dari wajib KTP 264.184 jiwa.

"Kita optimistis perekaman data bisa rampung akhir April," ujarnya.

Dia menjelaskan, perekaman data KTP elektronik di seluruh kecamatan rata-rata 75 persen. "Ada sebagian kecamatan sudah merampungkan 90 persen dan ada juga yang baru 70 persen," katanya.

Anggota Komisi A Kabupaten Solok Ahmad Rius mengharapkan Disdukcapil secepatnya mendata ulang warga yang data dirinya tidak valid.

"Dengan diselesaikannya pendataan ulang bagi warga yang datanya tidak valid itu tentu bisa mempercepat penyelesaian KTP elektronik di Kabupaten Solok," katanya.

Menurut dia, DPRD Kabupaten Solok secara kelembagaan terus berupaya memberikan dorongan dan masukan kepada Disdukcapil agar pelaksanaan rekam data di daerah itu bisa tepat waktu.

"Sebagai mitra kita terus berupaya memberikan saran dan masukan kepada Disdukcapil yang pada intinya untuk kesuksesan pelaksanaan KTP elektronik," katanya lagi.(Ant/RIZ)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: