Makanan Salah Bisa Sebabkan Kematian Balita

Lifestyle + | Selasa, 21 Februari 2012 21:56 WIB

AWAS! Jangan sembarangan memberikan makanan pada bayi. Salah-salah bisa menyebabkan kematian. Begitulah kata Konsultan Nutrisi Departemen Ilmu Penyakit Anak FKUI-RSCM, Damayanti R. Sjarif usai memberikan materi dalam acara pelatihan bagi kader Posyandu kerja sama SUN dari ICBP Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus, Dokter Anak Indonesia dan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta.

"Karena itu, praktik pemberian makan yang benar pada bayi dan balita bisa berperan dalam menurunkan angka kematian balita," kata Damayanti di Jakarta, Selasa (21/2).

Damayanti menjelaskan, sebagian besar penyebab kematian balita ada kaitannya dengan gizi kurang atau gizi buruk akibat praktik pemberian makan yang tidak benar pada masa bayi. Dia memberi contoh praktik pemberian makan bayi yang berkontribusi pada kematian balita terkait malnutrisi salah satunya adalah pemberian ASI ekslusif yang kurang dari empat bulan.

Selain itu, pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini atau terlambat serta makanan pendamping ASI yang tidak memenuhi kebutuhan zat gizi secara kualitas maupun kuantitas serta tidak higienis.

Karena itu, dia memberikan rekomendasi pemberian makanan bayi yang benar di antaranya melalui inisiasi menyusui dini, pemberian ASI ekslusif selama enam bulan serta makanan pendamping ASI setelah bayi berusia enam bulan.(Ant/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: