Metrotvnews.com, Tunis: Editor Tunisia yang menyiarkan ulang foto gelandang Real Madrid, Sami Khedira, yang merangkul kekasihnya yang tidak mengenakan busana, akan menjalani persidangan pada Kamis lusa. Ia terkena tuduhan melanggar moralitas.
Nasreddine Ben Saida, editor surat kabar Ettounsia, menyiarkan foto tersebut, yang pertama kali dipublikasi pada majalah GQ edisi Jerman, pekan lalu. "Ini merupakan insiden serius dan skandal sebenarnya untuk keadilan Tunisia," kata pengacara Ben Saida, Khalied Krichi, Selasa (21/2).
Pada foto tersebut, pesepak bola Jerman yang memiliki darah Tunisia itu mengenakan jaket untuk acara makan malam. Ia merangkul kekasihnya, seorang foto model Jerman, Lena Gercke.
"Kami tidak mengharapkan perlakuan seperti ini kepada para pewarta, yang mengingatkan kembali pada praktik-praktik dari rezim sebelumnya yakni Zine El Abidine Ali," kata Krichi.
Ben Ali, presiden yang cukup lama menguasai Tunisia. Ia digulingkan pada tahun lalu, menyusul pemberontakan yang dilakukan rakyat.
"Kami melawan publikasi foto seperti ini, yang menentang prinsip-prinsip Arab-Muslim, namun tidak perlu mengkriminalisasi aksi semacam itu," ujarnya.
"Kami terkejut dengan pembukaan kasus ini di pengadilan Tunisia," lanjut Krichi.
Sang editor dituduh melanggar moral dengan risiko mengganggu ketertiban umum. Ia terancam hukuman enam bulan sampai enam tahun penjara ditambah denda sebesar 79 dolar sampai 790 dolar jika dinyatakan bersalah.
Asosiasi Pers Tunisia mengecam penahanan Ben Saida. Tindakan tersebut dianggap telah menekan kebebasan pers. Khedira sendiri turut bereaksi terhadap penahanan Ben Saida. Ia mengatakan kepada harian Jerman, Bild, bahwa dirinya menyesal terhadap apa yang terjadi.
"Saya menghormati perbedaan agama yang ada, dan juga keyakinan yang dianut orang-orang, namun saya tidak mengerti mengapa orang-orang tidak bisa mengekspresikan diri dengan bebas," ucapnya.(Ant/BEY)