Presiden SBY: Pemerintah Tetap Naikkan Harga BBM

Polhukam | Rabu, 22 Februari 2012 16:11 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintah tetap akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), April mendatang. Warga miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM dijanjikan akan diberi bantuan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Yudhoyono dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2) sore. Menurut Presiden, kenaikan harga BBM dilakukan karena ekonomi Uni Eropa dan Amerika Serikat belum stabil.

Situasi itu diperburuk oleh keputusan Iran untuk mengembargo minyak mereka ke sejumlah negara barat. Situasi ini, kata Presiden, akan mengguncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Semula, pemerintah menyiapkan dua opsi terkait BBM, yaitu pembatasan volume BBM bersubsidi dan konversi BBM ke bahan bakar gas. Namun, kata Presiden, situasi perekonomian dunia yang berubah drastis membuat pemerintah bertindak cepat. Pemerintah mengambil keputusan yang ditakutkan oleh masyarakat tersebut.

Presiden berjanji akan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat miskin. Bentuk bantuan masih belum dirumuskan. Kementerian dipaksa mengurangi belanja tahunan. Selain itu, kata Presiden, pemerintah juga akan mengajukan APBN-Perubahan kepada DPR untuk mempercepat kesiapan negara terhadap perubahan ekonomi global. (Rafki Hidayat/Cahya Sunandar/DOR)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
rohmadi,
Kamis, 23-Februari-2012

BBM kalau naik rakyat semakin menjerit`kalau sekedar bantuan untuk warga miskin yg di tolong blm tentu warga miskin yg dpt bantuan`pengalaman yg kmrn aj yg dpt blt aj keban yakan orang yg pura2 miskin`solusinya ndak usah naik brow•
 
aan,
Kamis, 23-Februari-2012

Yo'opo den... Presiden!!!
kok wong cilik terus2an sing soro.
 
ichwan,
Rabu, 22-Februari-2012

Saya setuju kl dinaikan harga bbm, drpd pembatasan. Yang mana apabila pmbatasan akan mnyulitkan pihak di lapangn khususny spbu. Lbih baik sklian dinaikan hargany. Trs untuk pembrian bantuan, hrs bnr2 orng yg tidak mampu. Jangan orng yang mampu beli mobil pribadi ttp dkasih bantuan..
 
,
Rabu, 22-Februari-2012

W bkn dukung beye, tp kt bicara fakta.
Jgn liat dr sisi negatif terus, coba deh lht sisi positifnya jg.
Yah.. Itu sih pandangan masing".
Terima blhn enggak jg gk papa.
 
Ditipu Sebeye,
Rabu, 22-Februari-2012

Ah ngeles aja luh. Alasannya situasi luar negri lah. Dah basi, rakyat dah ambil ancang - ancang duluan. Tuh liat, harga - harga dah mulai naik, ditambah lagi gaji PNS naik. Jadi presiden kok mbulet aja pikirannya. Kalo kaga mau bangkrut nih negara, pecat - pecatin tuh PNS yg kaga produktif. APBN kok cuman buat bayar gaji PNS doang, bener - bener kaga kreatif. Payah luh ah