Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin membenarkan masalah over capacity yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatn Kerobokan, Bali. Namun, hal itu ternyata tak hanya terjadi di Lapas Kerobokan saja, melainkan di sejumlah lapas.
"Ya kalau soal overload bukan cuma di Kerobokan, ini sudah menjadi gejala lapas di mana-mana. Bahkan kalau kita bandingkan di beberapa tempat lain, Lapas Kerobokan tidak begitu parah," kata Amir Syamsuddin di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (22/2) malam.
Amir mengaku sudah merencanakan pembangunan lapas di sejumlah tempat. Bahkan, hal itu sudah dilakukan sebelum DPR menanggapi kerusuhan di Kerobokan. Namun, ia mengaku tak tahu ihwal pembangunan lapas di Nusakambangan.
"Ya saya sendiri belum dengar jadi tak bisa komentar. Yang pasti lapas kita di mana-mana sedang dibangun, ada yang pembangunannya sedang dilanjutkan, ada yang beberapa baru mulai," imbuhnya.
Terkait apakah Kemenkumham akan melakukan evaluasi terhadap beberapa Lapas Kerobokan, Amir mengaku timnya sudah berangkat ke Bali. "Kita lihat, nanti akan ada keterangan persnya. Mungkin dalam satu atau dua hari ke depan. Tidak perlu Kepala Lapas Bali datang ke Jakarta. Tim kami dari Sekjen dan Irjen sudah ada di Bali saat ini," pungkasnya.(Wtr2)