Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) tentang opini publik terhadap tokoh-tokoh nasional yang dirilis pada Kamis (23/2), menunjukkan dukungan terhadap tokoh-tokoh muda tidak terlalu signifikan. Bahkan kecenderungan tokoh muda dipersepsikan buruk sangat besar.
Survei LSI dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 2.050 responden. Dari 24 nama tokoh yang muncul saat survei awal kemudian mengerucut menjadi 10 nama. Megawati Soekarnoputri menduduki peringkat teratas dengan 22,2 persen. Tempat kedua diduduki Prabowo Subianto dengan 16,8 persen disusul Aburizal Bakri di posisi tiga dengan 10,9 persen.
Survei membuktikan tidak adanya nama tokoh muda seperti nama Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dalam peringkat 10 teratas. Hal ini tidak terlepas dari kasus yang sedang menimpa keduanya.
"Justru orang seperti Anas dan Muhaimin memutus tokoh muda ke depan. Mereka terjebak dalam masalah. Mau gimana lagi kelakuan mereka seperti itu," kata peneliti utama LSI, Saiful Mujani.
Ia juga mengatakan, nama di luar parpol seperti Mahfud Md, berpotensi maju dan lebih populer ketimbang tokoh parpol. "Potensial asalkan bisa melawan sosialisasi tokoh-tokoh parpol," kata Saiful.(MI/BEY)
Sabtu, 25-Februari-2012
Pilih Boediono dan Sri Mulyani dan siapa saja yang setara dengan mereka. Karena mereka mampu teori berciri logika kalkulus sehingga sungguh minimal S1 Ekonomi sehingga gampang dan cepat kaya tanpa harus KKN (korupsi, kolusi, nepotisme).
Jumat, 24-Februari-2012
Saya sangat kecewa dg prilaku elit muda kita dulu saat mahasiswa mrk sangat vokal mennyuarakan penolakan sama korupsi mereka mengirimi BH n CD bagi perguruan yg tdk turun k jalan tapi setelah pegang kekuasaan mrk lebih korup dr yg demo dulu dan yg sangat d sayangkan justru mereka berasal dr organisasi keagamaan yg mestinya lebih punya moral ternyata sama saja trus kita mau percaya sama siapa?
Jumat, 24-Februari-2012
Tokoh-tokoh muda tidak dipercaya karena ada beberapa t-t mudah yang banyak disebut saksi2 terlibat masalah pengaturan proyek, fee dsb, seperti Wis-At, palembang