Metrotvnews.com, Kabul: Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengirim surat permintaan maaf kepada Presiden Afghanistan, Hamid Karzai atas pembakaran Al Quran di pangkalan tentara AS. "Saya ingin menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian itu," kata Obama dalam surat disampaikan kepada Karzai oleh Duta Besar Amerika Serikat Ryan Crocker.
Keberadaan surat tersebut diungkapkan kantor Karzai pada Kamis (23/2). "Saya sampaikan kepada Anda dan rakyat Afghanistan permintaan tulus maaf saya," kata Obama.
Obama menyatakan kejadian itu tidak disengaja dan menjanjikan penyelidikan penuh. "Kesalahan itu tidak disengaja. Saya meyakinkan Anda bahwa kami akan mengambil langkah sesuai untuk menghindari kejadian itu terulang, untuk menangani yang bertanggung jawab," kata surat tersebut.
Pembakaran Quran di pangkalan udara tentara AS di Bagram, utara Kabul, itu memicu tiga hari unjuk rasa sengit membenci Washington di Afghanistan. Sedikitnya 12 pengunjuk rasa tewas dalam aksi tersebut.
Gerilyawan Taliban, yang diperangi Amerika Serrikat, mendesak pengunjuk rasa Afghanistan menyerang dan membunuh pasukan asing untuk membalas aksi pembakaran Quran.
"Anda harus berani melancarkan serangan terhadap pangkalan pasukan penyerbu, iringan tentara mereka, membunuh mereka, menangkap mereka, mengalahkan mereka dan mengajar mereka untuk tidak lagi berani menghina kitab suci Alquran," pernyataan Taliban.
Gerakan Islam itu memimpin perlawanan 10 tahun setelah digulingkan dalam serbuan pimpinan Amerika Serikat pada 2001.
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memiliki sekitar 130.000 tentara, terutama asal AS yang mendukung pemerintahan Presiden Hamid Karzai. Afghanistan adalah negara sangat Islami. Tindakan penghinaan terhadap Islam hampir pasti memicu unjuk rasa keras. Banyak warga Afghanistan marah sesudah menemukan Quran hangus di Bagram.
Panglima Amerika Serikat di Afghanistan, Jenderal John Allen, meminta maaf dan memerintahkan penyelidikan atas laporan bahwa pasukan secara tak sengaja membuang sejumlah besar sarana agama Islam, termasuk Alquran.
"Saya menyampaikan permintaan maaf tulus atas pelanggaran itu, kepada Presiden Afghanistan, pemerintah Republik Islam Afghanistan, dan yang terpenting, kepada yang mulia rakyat Afghanistan," katanya.
Pernyataan langsung Allen itu, diduga untuk membatasi kerusakan setelah kejadian serupa menimbulkan kekerasan dan serangan terhadap orang asing, ditayangkan berulang kali di televisi Afghanistan.
Tuduhan bahwa pasukan NATO di pangkalan itu membakar banyak kitab suci umat Islam tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang pejabat tinggi pemerintah.
Satu tentara Afghanistan pada Kamis menembak mati dua tentara NATO, saat unjuk rasa sengit membenci AS atas pembakaran Quran melanda negara itu.
"Seseorang mengenakan seragam Tentara Kebangsaan Afghanistan menembakkan senjatanya ke anggota Pasukan Bantuan Keamanan Asing (ISAF) di Afghanistan timur pada hari ini, menewaskan dua anggota pasukan itu," kata ISAF pimpinan NATO.
ISAF tidak menyebut nama dan kebangsaan korban serta tak merinci kejadian tersebut. Tapi pengumuman kemudian menyatakan kedua korban itu adalah tentara AS.
Unjukrasa sengit terhadap pembakaran Quran di pangkalan tentara yang dikelola AS berlangsung tiga hari berturut-turut di seluruh negara terkoyak perang tersebut.(Ant/BEY)
Jumat, 2-Maret-2012
Sebenarnya kitab suci alquran itu tidak boleh di bakar seenak perut kau wahai tentara.. Tidak ada agama yg salah.. Semua berujung pada Tuhan.. Yg salah itu apa? Kau tau? Yg salah itu OKNUMnya!! Org yg brada di balik topeng nama Allah.. Orang2 yg dengan mulut penuh dosa mengucapkan allah maha besar sambil tega membunuh sesamanya.. Cm gara2 masalah moral. Menyedihkan..
Sabtu, 25-Februari-2012
bakar harus di balas bakar......!!!!
masa mau di lecehkan
klo tidak ada agama islam
tidak ada agama dia...!!!!!!!!
Jumat, 24-Februari-2012
masya Allah,, ulah tentara amerika kian menjadi-jadi.. rasa2nya kepalaku mau meledak lihat berita ni
Kamis, 23-Februari-2012
"Alif Laam mim. Dzalikal qitabu laa roibafihi. Hudallil muttaqin."
Alquran adalah petunjuk hidup di dunia untuk meraih keselamatan hidup di akhirat. Dengan membakarnya berarti kau telah merendahkan dirimu di hadapan manusia di dunia dan adzab Allah akan menimpamu tanpa sejengkalpun bisa mengelak.
Kamis, 23-Februari-2012
harusnya malu dan mundur jd presiden