Polisi Tewas Ditabrak Bus Transjakarta

Nasional | Kamis, 23 Februari 2012 23:15 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang polisi tewas mengenaskan. Ia terlindas bus Transjakarta Koridor X jurusan Cililitan-Tanjungpriok setelah menerobos jalur. Peristiwa nahas itu terjadi di jalan Di Panjaitan atau tidak jauh dari shelter bus Pedati, Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (23/2).

Korban tewas diketahui bernama Djoni Ambarita (46), warga Asrama Polisi Bidaracina, RW 03, RT 03, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia tewas mengenaskan dengan kepala pecah.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Sudarsono, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B 6601 BUM. Korban tersenggol motor lain dan jatuh di jalur khusus bus Transjakarta.

"Ia tersenggol bus Transjakarta di dekat Halte Prumpung, hingga jatuh dan tewas karena kepala korban tertabrak bus," paparnya.

Sopir bus Transjakarta, Marlon Brando Manurung (30) menuturkan sekitar pukul 19.50 WIB, bus yang sedang dikemudikannya berhenti di shelter Prumpung-Pedati, ia melihat korban yang mengendarai sepeda motor Revo merah berada di jalur bus Transjakarta dan berusaha menyalip.

"Saat saya berjalan, korban memaksakan diri untuk menyalip," kata Marlon di kantor Satwil Lantas Polres Jakarta Timur, Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Korban yang bertugas sebagai Kepala Urusan Subbagian Perencanaan dan Administrasi Sarana dan Prasarana Mabes Polri ini tiba-tiba menyenggol badan bus dan terjatuh ke sisi kanan. "Ia jatuh tepat di pintu tengah bus, dan terlindas ban belakang," ungkap Marlon.

Djoni pun langsung tewas di tempat, dengan kepala berada di dalam jalur bus Transjakarta dan bagian kaki berada di luar jalur. Sepeda motor yang dikendarai keluar dari jalur bus Transjakarta.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk diautopsi. Sedangkan Marlon beserta kondekturnya, Farid Asyhari, diamankan di Kantor Satwil Lantas Porles Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut.(MI/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
Kenyang,
Sabtu, 25-Februari-2012

Mungkin dia merasa aparat awlloh dn memakai baju dinas malaekat sehingga pikiranya semua manusia dibumi ini akan bergetar melihatnya,tp dia tdk brfkir bahwa ujung duri yng sngat kecil dn halus sekalipun bs melukainya! Hemmmmm...
 
bambang styawan,
Jumat, 24-Februari-2012

Mudah2 an di terima amal perbuatanya, dan sy ingatkan buat yg lain hati2 naik kendaraan nasib siapa pun tidak tau
 
rakyat,
Jumat, 24-Februari-2012

Kena batunya tuh!!!..
 
titin slalu ingin bersama,
Jumat, 24-Februari-2012

mangkanya jgn masuk jalur busway...dan jgn ngebut2...
 
JUFRI_Mahakam,
Jumat, 24-Februari-2012

Dia pikir jalur Busway bebas buat anggota polri.....??? namanya juga polisi dimana2 sok hebat, polisi jg bisa mati..., kalau patung polisi nggak mati2 kacian...