Industri Pengolahan Susu Berpotensi Tumbuh 7 Persen

Ekonomi - | Jumat, 24 Februari 2012 22:35 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Industri Pengolah Susu (AIPS) memproyeksikan tahun ini industri pengolahan berbahan baku susu sapi bisa tumbuh antara 6,8 persen sampai 7 persen. Tahun lalu nilai penjualan industri pengolah susu sapi sekitar Rp 31 triliun.

"Daya beli masyarakat, ketersediaan bahan baku dan regulasi pemerintah jadi penopang utama pertumbuhan," kata Direktur Eksekutif AIPS Sahlan S. Siregar dalam diskusi tentang industri makanan, minuman, jamu dan kosmetik di Kantor Kementerian Perindustrian Jakarta, Jumat (24/2).

Saat ini, ia menjelaskan, pelaku industri susu masih harus mengimpor 70 persen bahan baku dari negara lain. Pasalnya, kapasitas produksi susu dalam negeri masih rendah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama tahun 2011, impor susu mencapai 207.403 ton dengan nilai 796,4 juta dolar AS. Susu utamanya diimpor dari Selandia Baru, Australia, AS, Filipina dan Belanda.

"Karena itu kami berharap pertumbuhan industri pengolah susu bisa diikuti dengan peningkatan produksi susu dalam negeri," kata Sahlan.

AIPS beranggotakan sejumlah perusahaan pengolah susu besar seperti Nestle, Sari Husada, Frisian Flag, Ultra Jaya dan Indolacto. Mereka meminta pemerintah mendorong peningkatan produksi susu segar di dalam negeri.

Selain itu, Sahlan menambahkan pelaku industri pengolah susu meminta pemerintah mendukung pertumbuhan industri dengan membantu penyediaan sumber energi yang murah.

"Kami selama ini pakai solar yang harganya Rp8.900 per liter, kalau pakai gas akan lebih efisien karena harganya hanya Rp2.900 sampai Rp3.000 per liter," katanya.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan sampai sekarang kebutuhan gas untuk industri memang belum bisa terpenuhi. Ia mengaku pihaknya sudah mengupayakan peningkatan pasokan gas untuk industri, namun sampai sekarang belum berhasil.

Kendati demikian, lanjut dia, kementerian akan terus mengupayakan peningkatan pasokan gas bagi industri. "Saya sedang mencari cara lain untuk memenuhi pasokan gas pada sektor-sektor yang membutuhkan seperti pengolahan susu, keramik, baja dan kaca," katanya.(Ant/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
Master,
Minggu, 26-Februari-2012

Tahun ini konsumsi susu akan anjlok karena krisis ekonomi. Sehingga harga susu harus diturunkan misalnya dengan menipu calon peternak supaya berternak sapi perah sehingga pasokan melimpah. Ada yang terbujuk?