KPK Titip Surat untuk Ali Mudhori ke Ketua RT

Polhukam | Jumat, 24 Februari 2012 23:56 WIB

Metrotvnews.com, Lumajang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan surat untuk Ali Mudhori kepada ketua rukun tetangga RT02/RW04 Kelurahan Kepuharjo, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (24/2).

Surat itu diduga panggilan ketiga untuk hadir di persidangan dalam kasus dugaan suap proyek Percepataan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) bidang Transmigrasi pada Senin (27/2).

Petugas KPK dan jaksa tipikor tersebut menitipkan surat kepada Ketua RT Rigok Joko Waluyo setelah tidak berhasil menemui Ali di rumahnya Jalan Pisang Agung II Nomor 1, Kelurahan Kepuharjo.

Empat petugas mendatangi rumah Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Lumajang itu sekitar pukul 17.00 WIB dengan didampingi personel Kepolisian Resor Lumajang. Namun, mereka tidak ditemui siapapun. Pagar pintu rumah mewah Ali terkunci.

Hingga akhirnya mereka berinisiatif untuk menitipkan surat ke Ketua RT setempat agar disampaikan kepada Ali. Surat berbungkus amplop warna cokelat dengan kop surat KPK lengkap dengan stempel dari KPK.

Joko Waluyo mengakui memang mendapat titipan surat untuk disampaikan kepada Ali Mudhori. Tapi ia tidak mengetahui isi surat tersebut karena tidak diberitahu oleh petugas. "Kami hanya dititipi surat oleh Pak Jaya dari KPK untuk disampaikan kepada Ali Mudhori. Setelah itu mereka pergi," tegasnya.

Setelah petugas KPK pergi dari rumahnya, kemudian surat itu diambil seseorang yang mengaku suruhan Ali yakni Mustofa pada sekitar pukul 18.00 WIB. Joko menegaskan bahwa surat itu langsung diberikan kepada Mustofa karena yang bersangkutan mengaku akan menyampaikannya secara langsung kepada Ali.

Ali Mudhori, mantan staf asistensi Menakertrans Muhaimin Iskandar menghilang dan mangkir dua kali sebagai saksi dalam persidangan kasus suap proyek Percepataan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) bidang Transmigrasi.(MI/BEY)



cbn

Artikel Terkait
Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
lingsirwengi,
Sabtu, 25-Februari-2012

Li Ali mudhori, ayo hadapi saja,jangan sampai buron KPK,sampai panggilan nya dititipkan P RT,menjadikan
semua tetanggamu tahu atas kejahatanmu sbg tukang makelar proyek di kemenaker yng hasilnya kamu gunakan bangun rumah mewah dan numpuk mobil mewah ,dan jangan buat malu daerahmu LI ALI
Dasar maling ......Licik !
 
Jimmy Carel,
Sabtu, 25-Februari-2012

li . . .Ali ngapain lari, la wong penjaranya enak tmptnya br dibgn KPK,lagian ga dibikin miskin ini hadiri aja panggilan KPK.