Metrotvnews.com, Teheran: Laporan Pengawas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebutkan, Iran gagal bekerjasama dengan pejabat nuklir PBB selama dua kali pembicaraan di Teheran selama satu bulan ini.
Badan Atom Energi Atom Internasional IAEA menyatakan, Teheran belum menjelaskan secara detail kemungkinan adanya aspek militer dalam program nuklir mereka. IAEA juga menyatakan Iran mulai melakukan pengayaan uranium dalam beberapa bulan mendatang.
Laporan itu menyebutkan, Iran bersikeras dapat bekerjasama dengan Badan Atom tetapi mempertahankan hak untuk meneruskan program nuklir bagi masyarakat sipil.
"Iran ingin tetap mengadakan pembicaraan dengan IAEA untuk membuktikan aktivitas nuklirnya itu damai," kata utusan Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh. Negara Barat menuduh Iran mencoba teknologi untuk membangun sebuah bom nuklir dan memberikan sanksi kepada negara itu.
Dokumen IAEA menyampaikan laporan mengenai pertemuan tim PBB yang berkunjung ke Iran pada akhir Januari dan pertengahan Februari. "Iran tidak melakukan kerja sama yang penting. Badan tidak dapat memberikan kepastian yang dapat dipercaya mengenai tidak jelasnya material dan aktivitas nuklir di Iran," seperti disebutkan oleh laporan itu. (BBC/DOR)
Senin, 27-Februari-2012
SAYA DUKUNG IRAN 5000 PERSEN JIKA MEMBUAT SENJATA NUKLIR LINTAS BENUA. HAJAR ITU AMERIKA.