MENURUT Prapti Wahyuningsih setiap orang dapat berbagi, meski hanya dengan sampah. Ini dibuktikan Ningsih dengan menularkan ketrampilan membuat barang-barang kerajinan dari sampah. Ia menerima sampah-sampah dari lembaga atau orang orang yang telah mengetahui aktifitasnya. Selain mengenalkan pemanfaatan sampah, Ningsih juga menggagas konsep sekolah hijau.
Sekolah yang berada di Kampung Cikasimukan, Desa Mandala Mekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung ini adalah sebuah wadah pendidikan non-formal (alternatif) yang digagas Prapti Wahyuningsih bersama masyarakat setempat. Sekolah ini diharapkan menjadi sebuah alternatif untuk memberikan pesan cinta lingkungan terhadap anak-anak. Ningsih membagi ilmu tentang sampah di sekolah-sekolah formal di sekitar Cimenyan.