Paradoks Pertumbuhan

Kamis, 9 Februari 2012
Deskripsi

PEREKONOMIAN Indonesia kembali menunjukkan kemolekannya. Di tengah perlambatan yang terjadi di sejumlah negara, perekonomian Indonesia ternyata mampu tumbuh 6,5% pada 2011.

Angka pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi dalam 15 tahun sejak 1996. Pada tahun itu, ekonomi RI tumbuh 7,8%.

Tak cuma itu. Pada 2011, pendapatan per kapita juga meningkat mencapai Rp30,8 juta (US$3.542,9). Padahal, pada 2010 pendapatan per kapita baru Rp27,1 juta (US$3.010,1).

Indonesia selayaknya bangga dengan pencapaian tersebut. Hal itu mengingat pertumbuhan semakin mendekati angka di masa sebelum krisis moneter melanda negara yang pernah menyandang predikat 'Macan Asia' ini.

Sayangnya, cantiknya pencapaian ekonomi itu menimbulkan kontradiksi. Salah satunya ialah turunnya kontribusi sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja sangat besar terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan hanya berkontribusi 14,7% terhadap PDB. Padahal, tahun sebelumnya sumbangan dari sektor-sektor tersebut mencapai 15,3%. Demikian pula sektor industri pengolahan yang pada 2010 menyumbang 24,8% terhadap PDB turun menjadi 24,3% pada tahun lalu.

Turunnya kontribusi sektor-sektor tersebut dikhawatirkan bakal menggelembungkan pengangguran.

Masuk akal kalau geliat sektor-sektor tersebut terbelenggu.

Sektor industri pengolahan masih terbelit oleh banyak masalah seperti infrastruktur, birokrasi, perpajakan, dan korupsi. Sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan juga masih terhambat masalah perizinan, penyediaan lahan, dan modal.

Karena itu, penting bagi pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah yang masih melilit sektor-sektor tersebut. Percuma memiliki angka pertumbuhan ekonomi yang molek jika tidak menetes sampai ke masyarakat golongan bawah.

Itulah paradoks pertumbuhan yang bisa menjadi bom waktu jika tidak segera diatasi.

Komentar
Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
List Episode
Editorial Media Indonesia
  • player
    Hilangnya Kebanggaan Bangsa
    Sabtu, 26-Mei-2012
  • player
    Krisis Negarawan
    Jumat, 25-Mei-2012
  • player
    Grasi untuk Corby
    Kamis, 24-Mei-2012
  • player
    Merekayasa Presidensial
    Rabu, 23-Mei-2012
  • player
    Century Tetap Barometer
    Selasa, 22-Mei-2012
  • player
    Pemberhentian Gubernur Nonaktif
    Senin, 21-Mei-2012
  • player
    Sindrom Perubahan dan Kebangkitan
    Sabtu, 19-Mei-2012
  • player
    Perjalanan Dinas Sarang Penyamun
    Jumat, 18-Mei-2012
  • player
    Salut buat Tim SAR
    Kamis, 17-Mei-2012
  • player
    Menonton Kekerasan
    Rabu, 16-Mei-2012
  • player
    Tugas Kabinet Jangan Disambi
    Selasa, 15-Mei-2012
  • player
    Pemilu Kada DKI yang Demokratis
    Senin, 14-Mei-2012
  • player
    Tragedi Sukhoi
    Jumat, 11-Mei-2012
  • player
    Edisi Kamis 10 Mei 2012
    Kamis, 10-Mei-2012
  • player
    Edisi Rabu 9 Mei 2012
    Rabu, 9-Mei-2012
  • player
    Mencari Nafkah di DPR
    Selasa, 8-Mei-2012
  • player
    Edisi Senin 7 Mei 2012
    Senin, 7-Mei-2012
  • player
    Tawuran Pelajar makin Sadis
    Sabtu, 5-Mei-2012
  • player
    Teror Bom Bersubsidi
    Jumat, 4-Mei-2012
  • player
    Membidik Koruptor Kakap di Banggar DPR
    Kamis, 3-Mei-2012
  • player
    Pelat Nomor Mobil Anas, Edisi Rabu 2 Mei 2012
    Rabu, 2-Mei-2012
  • player
    Angelina Sondakh dan Justice Collaborator
    Selasa, 1-Mei-2012
  • player
    Hari Buruh Jangan Rusuh
    Senin, 30-April-2012
  • player
    KPK masih Bergigi
    Sabtu, 28-April-2012
  • player
    Tragedi TKI tiada Bertepi
    Jumat, 27-April-2012
  • player
    BBM, Benar-Benar Membingungkan, Edisi Kamis 26 April 2012
    Kamis, 26-April-2012
  • player
    Industri Pemilu Kada, Edisi Rabu 25 April 2012
    Rabu, 25-April-2012
  • player
    TNI Vs Polri
    Selasa, 24-April-2012
  • player
    Ujian Nasional bukan Beban
    Senin, 23-April-2012
  • player
    Antiklimaks Kasus Wisma Atlet
    Sabtu, 21-April-2012
  • player
    Mencla-mencle Pembatasan BBM
    Jumat, 20-April-2012
  • player
    Obral Interpelasi, Editorial, Edisi Kamis 19 April 2012
    Kamis, 19-April-2012
  • player
    Nada Sumbang Orkestra Koalisi, Editorial Edisi Rabu 18 April 2012
    Rabu, 18-April-2012
  • player
    Rakyat Papua Butuh Didengar, Edisi Rabu 11 April 2012
    Rabu, 11-April-2012
  • player
    Editorial Edisi Selasa 10 April 2012
    Selasa, 10-April-2012
  • player
    Lampu Kuning Neraca Perdagangan
    Senin, 9-April-2012
  • player
    Sengkarut Koalisi
    Sabtu, 7-April-2012
  • player
    Banjir dan Pemilu Kada DKI
    Jumat, 6-April-2012
  • player
    Insiden LP Pekanbaru
    Kamis, 5-April-2012
  • player
    Jangan Menunggu Yang Mulia Demo
    Rabu, 4-April-2012
  • player
    Pembangkangan Kepala Daerah
    Selasa, 3-April-2012
  • player
    Bulan-bulanan BBM Bersubsidi
    Senin, 2-April-2012
  • player
    Politik Bunglon
    Sabtu, 31-Maret-2012
  • player
    Demonstrasi Damai
    Jumat, 30-Maret-2012
  • player
    Kebrutalan Polisi
    Kamis, 29-Maret-2012
  • player
    Demonstrasi dan Salah Urus Negara
    Rabu, 28-Maret-2012
  • player
    Demonstrasi tanpa Anarkisme
    Selasa, 27-Maret-2012
  • player
    Menjinakkan Mahasiswa
    Senin, 26-Maret-2012
  • player
    PSSI Kembar
    Sabtu, 24-Maret-2012
  • player
    Introspeksi untuk Berbenah
    Jumat, 23-Maret-2012