Presiden SBY Terharu dan Menitikkan Air Mata
Polkam / Kamis, 21 Oktober 2010 11:13 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terharu dan menitikkan air mata saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Agraria Nasional ke-50 di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/10). Mulut Presiden sempat lama tercekat dan tidak mampu mengeluarkan kata-kata. "Maafkan, saya terharu...," kata Presiden.
Pada acara itu Ketua Badan Pertanahan (BPN) Joyo Winoto secara simbolis menyerahkan seritifikat kepada 10 perwakilan warga Kabupaten Cilacap. Mereka merupakan wakil 5.141 kepala keluarga yang menerima sertifikat tanah negara menjadi hak milik. Semula, mereka hanya menerima hak guna bangunan. Sertifikat itu berlaku sejak Oktober tahun ini.
Presiden menegaskan, konstitusi sudah jelas mengatur di Pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. "Oleh karena itu, saatnya telah tiba. Ini merupakan pelaksanaan cita-cita pendiri Republik," kata Presiden.
Presiden menjelaskan, rakyat harus mendapat akses yang lebih dan luas agar kesejahteraan meningkat. "Kalau kebijakan, program dan manajemen tepat, bisa mendayagunakan dan pengaturan tanah, termasuk distribusi yang benar, rasa adil dan kesejahteraan rakyat akan bisa diwujudkan," kata Presiden disambut tepuk tangan.
Presiden kembali menegaskan kembali visi pembangunan pemerintahannya bahwa pembangunan dilakukan untuk membangun negeri ini, saat ini dan masa depan. Yang kita inginkan pembangunan yang lebih adil yang berkelanjutan agar anak-cucu memiliki masa depan yang lebih baik," kata Presiden.(DOR)
|
|
|
|
Sabtu, 23-Oktober-2010
pasl 33 uud 1945. tidak terbukti. klau memng d pergunakan untuk kmakmuran rakyat, tp knpa sampai saat ini rakyat msih bnyak mendrita. dan msih bnyak jg anak jalanan, yang shrusnya bersekolah tp tdak bsa. shrusnya pemerintah peduli soal itu. toh uang negara gak bkalan hbis karena biaya ank ank jalan...... mlhan uang rayt bnyak d curi oleh tikus tikus nakal......
Jumat, 22-Oktober-2010
telah kita ketahui pemimpin kita adalah pemimpin yang kuat,betapa besar kesungguhan,ketulusan dan kegigihan bapak Susilo Bambang yudhoyono.demokrasi dibuat dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,namun jangan jadikan demokrasi sebagai alasan untuk mencaci maki presiden,karena bapak Susilo telah berjuang semaksimal mungkin untuk mensejahterakan rakyatnya.yang bermasalah bukan rakyatnya namun bawahan bawahannya yang tidak jujur dan terkesan acuh tanpa memikirkan bapak presiden yang dicaci maki rakyat karena kebobrokan pemerintahan.lagi lagi bapak SBY yang menjadi bulan bulanan masyarakat atas kesalahan para JAJARAN pemerintahan.presiden dipilih bukan untuk dicaci maki tetapi untuk dihormati karena perjuangannya.hormati pemimpin INdonesia negara sendiri.TUNJUKKAN PADA NEGARA LAIN BAHWA INDONESIA NEGARA YANG SOLID DAN BERSATU UNTUK MENGHADAPI SEMUA MASALAH YANG ADA. "SEMANGAT PAK SBY"
Jumat, 22-Oktober-2010
Pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. preeeeeeeeeeeeet... KENYATAANYA UNTUK PENGUASA,DAN ORANG ASING.. DASAR AIR MATA BUAYA...
Jumat, 22-Oktober-2010
AIR MATA BUAYA..... PENCITRAAN SAJA.....
Jumat, 22-Oktober-2010
jangan mencari simpati pada raskyat yg bodoh mudah ditipu, ungkap century dan hukummjujur, dia baik bagi orang sekitarnya dan penjilatnya