Presiden Tunisia dan Istri Diadili

Internasional / Selasa, 21 Juni 2011 08:13 WIB


Metrotvnews.com, Tunis: Pengadilan Tunisia mulai mengadili Presiden Zine Al-Abidine Ben Ali dan istrinya. Keduanya diseret ke meja hijau atas tuduhan pencurian dan kepemilikan ilegal senjata, perhiasan, uang tunai dan obat-obatan. Pengadilan dilakukan secara in-absensia karena Ben Ali melarikan diri ke Arab Saudi.

Proses pengadilan ini membetot rasa ingin tahu warga. Ratusan orang memenuhi halaman dan ruang sidang. Mereka menuntut agar Ben Ali yang berusia 74 tahun segera dibawa kembali pulang ke Tunisia untuk diseret ke pengadilan.

Ben Ali melarikan diri 14 Januari lalu setelah gelombang protes merebak menuntut ia mundur dari kursi kepresidenan yang didudukinya selama  23 tahun.

Dalam pengadilan in absentia itu Ben Ali menunjuk pengacara Akram Azoury. Namun, pengacara Ben Ali mendapat kendala teknis untuk menghadiri pengadilan. Akaram membantah semua tuduhan yang ditujukan kepad kliennya.

Ben Ali terancam hukuman penjara 20 tahun jika terbukti bersalah dalam sejumlah kasus, termasuk kasus korupsi dan perdagangan narkoba. Pemerintah Tunisia telah meminta ekstradisi Ben Ali dari Arab Saudi. Namun, permintaan itu belum juga mendapat tanggapan.(DOR)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: