Muslihatun dan Zaini Terancam Dipancung di Arab Saudi

Hukum & Kriminal / Kamis, 7 Juli 2011 07:00 WIB


Metrotvnews.com, Lombok: Hukuman pancung mengancam Muslihatun binti Nur Sae, TKI asal Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dan Zaini, warga Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Keduanya dituduh membunuh majikan.

Keluarga kedua TKI sangat terpukul begitu menerima surat pemberitahuan tersebut. Adik kandung Muslihatun, Nurhayati, mengaku tidak percaya atas tindakan kakaknya.

Begitu halnya dengan adik ipar Zaini, Nur Intan. Ia mengatakan bahwa Zaini dipaksa untuk mengakui pembunuhan. Zaini, jelas Intan, pernah menelepon keluarga dan menceritakan bahwa dirinya dituduh melakukan hal yang tidak pernah diperbuatnya.

Keluarga berharap, pemerintah dapat memperhatikan nasih para TKI dan membebaskan keduanya dari ancaman hukuman pancung.

Muslihatun bekerja di Arab Saudi  sejak 2008. Ia ditangkap April lalu oleh aparat tarhil dan diserahkan langsung ke pihak kepolisian Jeddah. Sedangkan Zaini, telah bekerja di Arab Saudi sejak 1992. Ia pernah pulang dua kali ke kampung halamannya. Namun, ketika kembali lagi ke Arab Saudi 2005 silam, ia diduga terlibat kasus pembunuhan.(ARD)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
pro dan kontra,
Senin, 22-Agustus-2011

Sy pribadi ga setuju pengiriman TKI/TKW ke arab saudi, tp berita yg selama ini tdk smuanya benar, krn emg byk skali TKI/TKW ilegal yg sering berbuat kejahatan, bahkan byk skali yg jd PSK, sy ga heran byk TKW plg keadaan hamil, pdhl semua itu akibat ulah mrk sendiri.
 
pro dan kontra,
Senin, 22-Agustus-2011

Sy pribadi ga setuju pengiriman TKI/TKW ke arab saudi, tp berita yg selama ini tdk smuanya benar, krn emg byk skali TKI/TKW ilegal yg sering berbuat kejahatan, bahkan byk skali yg jd PSK, sy ga heran byk TKW plg keadaan hamil, pdhl semua itu akibat ulah mrk sendiri.
 
Junaidin, J.H putra lenggor,
Rabu, 10-Agustus-2011

TKI adalah pahlawan devisa, oleh karena itu apapun alasanya nyawa mereka harus di selamatkan. Dalam hal ini perintah pusat maupun daerah harus bekeja keras, terlepas TKI itu legal/ilegal. Dan saatnya pemerintah membangun bangsa ini sehingga tidak lagi rakyat indonesia mengaduh nasib keluar negeri. Apa sih yang kurang di negeri ini?. indonesia adalah negara yang akan sumberdaya alam, kenapa kemudian kita tidak mampu mengelolahnya. Karena kita masih hiruk pikuk dengan merebut kekuasaan (politik). Dan hukum pancung terhadap TKI kita bukan kali ini saja, tapi seringkali. Kenapa kita tidak belajar dari kasus SUMIATI dan rukmiayati dan segudang kasus2 yang lain. TKI adalah manusia, TKI bukan komoditi (barang) selamatkan..!!!
 
Besi Bersih Bendera Perkasa,
Senin, 8-Agustus-2011

Hukuman Syariah tsb. adalah hukuman yang dibikin oleh raja raja saudi arabia 2000 tahun yang lalu, dan sekarang dikatakannya hukuman tsb. adalah hukuman islam. kalau orang orang saudi yang memperkosa, membunuh dan tidak membayar gajih TKI & TKWI, mereka tidak pernah dihukum atau dijentik oleh pemerintahnya. Negara asia yang menjadi budak budak Arab saudi, tsb. seperti Paki, Bangla, Malaysya, dan Indon, adalah goblok benar mau mengikuti ajaran ajaran orang saudi yang biadab tsb.
 
kobes,
Jumat, 5-Agustus-2011

goblok bener orang yang mau kerja di arab bejat...banyak terjadi kasus terjadi masih aja ada orang yang berangkat ke arab... kalau udah terjadi salahkan dirimu sendiri jangan salahkan arab bejat