Ahmad Yosepa Diduga Kuat Pelaku Bom Bunuh Diri
Polhukam / Senin, 26 September 2011 17:02 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Solo, Jawa Tengah, mulai terkuak. Menurut Kapolri Jenderal Timur Pradopo, identitas pelaku akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Dari foto pelaku yang dirilis Mabes Polri, Ahad (25/9) kemarin, ada satu wajah buron yang mirip dengan pelaku bom bunuh diri di Solo. Empat foto korban itu antara lain Ahmad Yosepa Hayat, Yadi alias Abu Fatih alias Vijay, Beni Asri dan Nanang Irawan alias Nang Ndut.

Ahmad Yosepa Hayat diduga memiliki kemiripan fisik dengan pelaku bom di Solo. Yosepa masih tercatat sebagai buronan polisi karena terlibat perencanaan dan perakit bom bunuh diri Masjid Adz Dzikra Polres Cirebon Kota.

Dari data yang diperoleh Polres Kota Cirebon, Ahmad Yosepa Hayat merupakan calon pengantin bom bunuh diri yang telah disiapkan setelah pelaku bom bunuh diri Cirebon Muhammad Syari.

Sebelum meledakan diri, Yosepa mengenakan kemeja putih itu diketahui berada di Warnet Solonet membuka situs yang menayangkan video Usamah bin Laden dan Situs Moto GP. Ia juga diketahui mampir terlebih dahulu ke warung angkringan di dekat gereja.(****)










Komentar
Nama
:
Email
:
Komentar
:
Kode Keamanan
:
 
 
Pencari_kebenaran,
Selasa, 27-September-2011

Prof. Dr. Azyumardi Azra MA, cendikiawan muslim sekali gus rektor UIN, dlm wawancara di Metro Tv tadi pagi, mengatakan bhw teroris sukar diberantas krn menyangkut masalah ideologi. Satu2nya cara adalah dgn memerangi ideologi para teroris tsb. Azyumardi jg menyesalkan banyaknya mesjid2, baik yg di jln jend sudirman sana sekalipun, yg pernah dia kunjungi, seringkali ustad atau kiyainya menyampaikan ceramah yg sifatnya provokatif serta menebar kebencian. Tentu ini berbahaya bagi para jemaah ter-lebih2 bagi yg pemahaman agamanya msh dangkal. Walaupun efek ceramahnya tdk langsung , tp bagi pengikut yg pemahaman agamanya kurang, sangat berpotensi utk menjadi teroris. Oleh krn itu menurut azyumardi, ustad atau kiyai model macam ini tak perlu dipanggil atau dipakai lagi dlm memberi ceramah.
Pemikiran2 azyumardi ini sangat objektif, bijaksana dan moderat. Seandainya para tokoh agama maupun cendikiawan lainnya berpikir seperti cara berpikir azyumardi ini, maka dpt dipastikan indonesia akan bebas dr teroris maupun paham radikal lainnya.
 
Rian budiman, cakung jakarta,
Selasa, 27-September-2011

Sebelum kita lahir ke dunia ini, Tuhan tidak meminta pendapat kita masing2 untuk dilahirkan sebagai orang indonesia, atau orang amerika, atau orang arab, atau orang yahudi, atau orang cina, atau orang jawa, atau orang bali, orang maluku atau orang papua. Begitu pula Tuhan tidak tanya kita mau dilahirkan di dlam keluarga yg memeluk agama A, B, C atau D. Atau Tuhan tidak tanya kita mau lahir di tengah keluarga kaya atau miskin, sebagai anak presiden, bupati atau gubernur dll,bukan pilihan kita masing. Seluruhnya adalah kehendak Tuhan. Jadi tidak ada alasan untuk saling membenci dan saling membunuh dengan alasan apapun karna kita semua berasal dari SANG PENCIPTA YG SAMA DAN SATU, TUHAN ALLAH BAPA KITA YG MANIS, kita semua adalah SAUDARA DALAM ARTI YG SESUNGGUHNYA, !!! TUHAN sebagai Bapa kita sedih, melihat anak2-Nya berkelahi dan baku bunuh.
 
Bhinneka Tunggal Ika,
Senin, 26-September-2011

Siapapun yang ingin mengganti Pancasila dan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan mengancam NKRI, hendaknya Pemerintah menindak dengan Tegas tanpa Kompromi. saksikan http://gardamu.blogspot.com , ini ancaman serius bagi keutuhan NKRI, jangan biarkan aksi mereka. Hendaknya Inteljen negara dan Koramil di setiap daerah kembali diberdayakan sungguh-sungguh. Gerakan untuk menghapus Bhinneka Tunggal Ika sungguh nyata, jangan biarkan keluarga kita menjadi korban oleh aksi mereka yang gelap mata.
 
FPI (FUCKEND PREMANISME INDONESIA),
Senin, 26-September-2011

Rian budiman, cakung jakarta.,... betulll... setuju banget.. yg salah itu pemerintahan kita.... teroris dan koruptor sama2 penjahat... cuma bedanya, teroris di hukum seberat2nya sedangkan koruptor di lindungi..
 
,
Senin, 26-September-2011

Kita Generasi umat manusia yg hidup sekarang ini, mewarisi banyak paham yg baik dan benar maupun yg masih mentah dari ribuan generasi dan keturunan umat manusia terdahulu. Melihat kehancuran yg ditimbulkam oleh paham2 yg sesat yg diwariskan oleh generasi terdahulu kepada kita di zaman ini, jika kita ingin menyelamatkan generasi umat manusia yg akan datang maka mata rantai warisan kekerasan harus diputuskan. Dengan Semua ayat dalam kitab suci berbagai agama di dunia saat ini, yg mengandung atau berpotensi dapat menibulkan kekerasan terhadap kemanusiaan harus dihapuskan. Ini merupakan tanggung tanggung jawab moril kita umat manusia, terhadap anak cucu kita yg akan mendiami bumi ini dikemudian hari. Lebih2 para pemimpin, baik pemimpin agama maupun pemimpin negara.
 
 
Video Terkait
 
 
Video Terbaru