Ratusan Warga Dayak Kembali Blokir Perusahaan Tambang

Nasional / Jumat, 17 Februari 2012 08:39 WIB


Metrotvnews.com, Tabalong: Ratusan warga Dayak Dekah, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan kembali melakukan aksi blokade tambang, Kamis (16/2)malam. warga merasa diingkari oleh perusahaan tambang itu.

Dalam aksinya, massa melakukan sweeping kepada pekerja untuk menghentikan operasional perusahaan tambang PT Adaro Indonesia. Empat ratus warga Dayak memulai aksinya dengan berkonvoi di areal jalan PT Adaro Indonesia. Massa juga mempersenjatai diri dengan mandau.

Warga Dayak kemudian memblokir jalan dengan membentangkan tali dan menumpuk kendaraan bermotor mereka di tengah jalan, akibatnya aktivitas perusahaan tambang batu bara itu terhenti total.

Aksi warga ini merupakan aksi kedua dalam upaya penyelesaian ganti rugi atas tanah ulayat warga Dayak seluas 700 hektar yang digunakan untuk keperluan penambangan.

Sebelumnya PT Adarao berjanji akan menyelesaikan proses ganti rugi melalui mediasi Kapolres Tabalong namun hingga dua pekan berlalu PT Adaro belum juga menyelesaikan tuntutan warga sebesar Rp 55 miliar.(Wrt1)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
yayan febrianto,
Jumat, 17-Februari-2012

Trus gmna tuh darib pihak tabang
 
Vau Wau,
Jumat, 17-Februari-2012

PT Adarao jangan egois, liat kepentingan rakyat juga dan beri hak2 mereka, aku salut kepada orang2 dayak..maju terus jgn mau di usik oleh orang-orang kaya yg egois, kerja mereka hanya merusak tanah oranglain dan ingin menguasai karena merasa memiliki uang banyak,