Busyro Muqoddas: Analisa PPATK Salah

Polhukam / Selasa, 21 Februari 2012 12:26 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Busyro Muqoddas membantah adanya transaksi mencurigakan yang dilakukan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti yang diendus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. "PPATK itu tidak benar," kata Wakil Ketua KPK itu di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/2).

Busyro menyatakan, cerita tentang transaksi mencurigakan itu bermula dari penukaran dollar ke rupiah, dari hasil titipan perkara yang ditanggulangi KPK. "Ceritanya begini, bendahara KPK menerima uang titipan dari hasil terkait perkara KPK. Titipan itu berupa dollar, jumlahnya saya nggak ingat. Karena harus disetor ke kas negara, uang itu tak boleh dollar, harus rupiah," jelas Busyro.

Menurut Busyro, Bendahara KPK lalu menukarkan dollar ke rupiah. "Itulah yang kemudian tercatat seakan-akan bendahara KPK transaksi valas," terang dia.

Busyro mengatakan, uang itu kemudian disetor ke kas negara. "Jadi ini kesalahan pada analis PPATK. Sudah kami surati hari ini," terangnya.

Basyro tak menampik KPK agak tersudut atas laporan "salah" PPATK itu. Tapi hal itu sudah biasa, "KPK sudah terbiasa disudut-sudutkan. Sudah kenyang itu dengan sudut menyudut. Nggak ada masalah. Hari ini KPK akan kirim surat ke PPATK untuk koreksi," tegasnya.(Wtr2)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
enchip,
Kamis, 23-Februari-2012

klo terendus baru dikonfirm.....klo ga terendus adem ayem dan ga disetor ke kas negara tapi ke kas keluarga....nasib indonesia...
 
jepri,
Rabu, 22-Februari-2012

klw nnt trnyata analisa PPATK bnar,anda mw komentar apalagi busyro???