Menpora Bantah Minta Jatah Proyek ke Rosa

Polhukam / Rabu, 22 Februari 2012 13:42 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng membantah meminta komisi proyek sebesar delapan persen ke mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang. Andi mengatakan tak pernah mengenal Rosa.

Bantahan disampaikan Andi saat menjadi saksi di persidangan kasus dugaan suap Wisma Atlet dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (22/2).

Kuasa hukum Nazar, Hotman Paris Hutapea, memburu. "Pengacara Rosa bilang ada menteri yang minta delapan persen. Itu menterinya saudara?" tanya Hotman.

"Yang jelas bukan saya. Dan saya tidak kenal dengan Rosa," jawab Andi.

Pengacara Rosa, Achmad Rivai, pernah mengatakan ada seorang menteri meminta jatah delapan persen di muka bila proyek senilai Rp180 miliar itu jatuh ke tangan Permai Grup, perusahaan Nazaruddin. Rosa adalah anak buah Nazar di perusahaan itu.

Rifai menambahkan, sang menteri mengancam bila delapan persen tak dibayarkan, proyek akan diberikan kepada pihak lain. Permintaan itu berlangsung di rumah sang menteri pada pertengahan 2010. Namun, Rivai enggan mengungkap siapa menteri dan terkait proyek apa.

Rivai hanya mengatakan menteri itu bakal bersaksi di Pengadilan Tipikor, pekan ini. Tercatat ada dua menteri yang bersaksi. Pertama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar yang bersaksi untuk kasus dugaan suap dana percepatan pembangunan infratruktur daerah, Senin kemarin. Kedua, Menpora yang bersaksi untuk kasus Wisma Atlet.(IKA)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan:
roby,
Sabtu, 25-Februari-2012

Dasar tukang tipu,tetap tukang tipu. Tdk punya malu bergaya dengan uang korupsi,,tembak mati sj pejabat yg koruptor,karna koruptor tidak layak hidup.
 
dewi,
Kamis, 23-Februari-2012

komplotan ANGELINA SOMPLAKH suka bohong.
 
suri gandhi,
Kamis, 23-Februari-2012

Temannya si Angelina Somplakh nich....
 
bonexpalembang,
Kamis, 23-Februari-2012

p' Suhendra,..... bisa kok ! tapi tunggu "rezim" berganti, liat tu p' Hari Sabarno, mantan Mensos, jadi kita tunggu aja yaaaaaaaaa?
 
Asu!,
Rabu, 22-Februari-2012

Komentare segawon cemeng mentrine kirek kurapan pemerintahe asu gudigken negorone bobrok nganti rt tekan presidene koruptor!