Narapidana di Lapas Kerobokan Melebihi Kapasitas
Polhukam / Rabu, 22 Februari 2012 17:58 WIB
Metrotvnews.com, Denpasar: Lembaga Pemasyrakatan (LP) Kerobokan di Denpasar, Bali, bukan hanya sering terjadi kekerasan antar napi, tapi memiliki penghuni yang melebihi kapasitas. Lapas Kerobokan dikenal juga sebagai Lapas Denpasar.
Lapas Kerobokan di Denpasar ini menjadi terkenal karena kebakaran yang baru terjadi, Selasa (21/2) malam. Kebakaran dipicu kerusuhan yang terjadi antar-narapidana di Lapas tersebut.
Lapas Kerobokan Denpasar termasuk Lapas Kategori Kelas II A, berlokasi di Kota Denpasar, Bali. Lapas terdiri dari 14 blok dengan total penghuni Lapas berjumlah 1.056 orang, terdiri dari narapidana dan tahanan.
Jumlah tersebut diduga sudah melebihi kapasitas. Akibatnya pelayanan terhadap penghuni menjadi tidak optimal. Karena itu, kerusuhan yang terjadi di Lapas Kerobokan, diduga dipicu oleh kekecewaan narapidana yang diperlakukan secara diskriminatif.
Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Polisi Totoy Herawan Indra menduga, kerusuhan terjadi karena adanya perbedaan pelayanan kesehatan di antara narapidana.
Meski terjadi kerusuhan, tahanan warga asing dan wanita kondisinya aman. Selain napi dan tahanan warga Indonesia, di Lapas Kerobokan saat ini juga dihuni 12 tahanan dan 40 narapidana warga asing. Secara umum tahanan dan napi di Lapas Kerobokan rata-rata terkena kasus narkoba, kemudian kasus pencurian, perjudian dan pembunuhan.(RIZ)
|
|
|
|