


<rss version="2.0">
	<channel>
        <title>METRO TV NEWS METROPOLITAN</title>
        <link>http://www.metrotvnews.com/</link>
        <description>Metrotvnews Indonesia News Video Portal</description>
        <language>id-ID</language>
        <managingEditor>editor@metrotvnews.com</managingEditor>
        <webMaster>admin@metrotvnews.com</webMaster>
		<image>
		  <title>KapanLagi.com</title>
		  <url>http://www.metrotvnews.com/metrotvnews.jpg</url>
      	  <link>http://www.metrotvnews.com/</link>
		</image>
<item>
			<pubDate>Fri, 25 May 2012 17:29:54 GMT</pubDate>
			<title>Tolak Lady Gaga, Massa FUI Demo di Mabes Polri</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/25/92380/Tolak-Lady-Gaga-Massa-FUI-Demo</link>
			<description><![CDATA[<p>Massa mendesak Polri agar tidak mengeluarkan izin untuk Konser Lady Gaga di Jakarta. </p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> Lebih dari 500 orang yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) berunjuk rasa di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/5). Massa mendesak Polri&nbsp; tidak mengeluarkan izin Konser Lady Gaga, yang rencananya digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3 Juni mendatang. <br /><br />Dalam orasinya, koordinator aksi menyatakan kedatangan Lady Gaga hanya akan menebar kemaksiatan. Penyanyi berjuluk Mother Monster itu dinilai sering mengumbar bagian tubuh dalam penampilannya. Selain itu, lirik lagu, simbol, karakter, gaya, dan ideologi Lady Gaga dicap sebagai pemuja setan. <br /><br />"Tolak, tolak, tolak, Lady Gaga sekarang juga. Usir, usir, usir Lady Gaga dari Indonesia," seru koordinator aksi sambil disambut pekikan "Takbir, Allahu Akbar," para pengikutnya yang menggunakan baju dan kopiah serba putih itu. <br /><br />Massa merupakan gabungan dari beberapa organisasi, seperti Front Pembela Islan, Gerakan Reformasi Islam, dan Jakmania Garis Keras. Mereka membawa berbagai atribut, seperti bendera organisasi dan poster berisi penolakan Lady Gaga. Salah satu poster bertuliskan "Tolak Iblis Lady Gaga" <br /><br />Koordinator aksi juga menyatakan penolakan bila konser penyanyi asal Amerika itu diizinkan dengan sejumlah syarat. Mereka menilai, tak ada jaminan Lady Gaga akan mematuhi syarat tersebut. Menurut salah seorang koordinator aksi, Wildan, hal itu terbukti dalam konser Gaga di Filipina pada 21 Mei 2012. <br /><br />"Di Filipina, Lady Gaga melanggar syarat dengan menyanyikan dua lagu yang dilarang yaitu Judas dan Born This Way. Lagu ini dsebut lagu bagi kalangan Gay," kata Wildan. <br /><br />Massa FUI juga menyatakan dukungannya terhadap pihak-pihak penolak Lady Gaga, salah satunya Polda Metro Jaya yang memberi rekomendasi ke Mabes Polri untuk tidka menerbitkan izin keramaian. Massa menilai, keputusan Polri tak bisa diintervensi pihak manapun. <br /><br />Pengunjuk rasa datang beriring-iringan menggunakan sepeda motor, dan beberapa mobil. Mereka juga menyertakan satu ambulance dalam rombongan tersebut. Massa memarkir kendaraan di badan jalan. Arus lalu lintas di Jakan Trunojoyo menuju Senopati dialihkan. <br /><br />Sebagian besar demonstran tidak menggunakan kelengkapan berkendara, seperti helm. Padahal mereka melintasi sejumlah jalan protokol, setelah sebelumnya menggelar aksi yang sama di depan Istana Merdeka, Kantor Menkopolhukam, Kedutaan Besar Amerika, dan Polda Metro Jaya. Seperti yang sudah-sudah, polisi hanya diam dengan pelanggaran lalu lintas tersebut.(IKA)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>92380</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 14 May 2012 15:08:36 GMT</pubDate>
			<title>Ini Alat yang Disangka Blackbox Sukhoi SuperJet 100</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/14/91221/Ini-Alat-yang-Disangka-Blackbox-Sukhoi</link>
			<description><![CDATA[<p>Alat itu ditemukan tim SAR saat mengevakuasi korban jatuhnya pesawat tersebut di lereng Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Marsekal madya Daryatmo memastikan benda yang diduga blackbox pesawat Sukhoi SuperJet 100 hanya alat komunikasi lama dan GPS. Alat itu ditemukan tim SAR saat mengevakuasi korban jatuhnya pesawat tersebut di lereng Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p><img src="/bank_images/travelista/Blackbox.jpg" alt="" width="160" height="128" /><br />Kemarin malam, tim SAR menemukan sebuah kotak yang diduga blackbox. Setelah diperiksa, tim SAR membantah pernyataan itu.</p>
<p><img src="/bank_images/travelista/2012_05_14_02_34_08_blackbox1.jpg" alt="" width="151" height="88" /><br />Kepala Basarnas pun menyampaikan penemuan dan bantahan itu dengan didampingi Danlanud ATS Marsma Tabri Santoso, Danrem 061/Suryakencana Kolonel (inf) AM Putranto, serta pakar telematika Roy Suryo. Ia menegaskan alat itu bukan blackbox atau kotak yang merekam peristiwa terkait jatuhnya pesawat tersebut.(MI/RRN)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/91221.jpg</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>91221</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Wed, 09 May 2012 20:31:41 GMT</pubDate>
			<title>Jakarta Kekurangan Mobil Unit Transfusi Darah</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/09/90788/Jakarta-Kekurangan-Mobil-Unit-Transfusi-Darah</link>
			<description><![CDATA[<p>Penambahan mobil UTD dinilai dapat mendukung upaya pencapaian nasional, untuk peningkatan cadangan darah nasional dari 2,2 juta kantong darah per tahun menjadi 4,8 juta kantong per tahun.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> DKI Jakarta masih kekurangan sekitar 15 mobil unit transfusi darah (UTD). Saat ini, baru ada lima mobil UTD yang jumlahnya belum sebanding dengan total jumlah penduduk di Jakarta.<br /><br />&rdquo;Idealnya kita butuh 20 mobil UTD. Penduduk Jakarta kan besar, di siang hari jumlah penduduk bahkan bisa mencapai lebih dari 11 juta,&rdquo; ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Rini Sutiyoso di Bekasi, Rabu (9/5).<br /><br />Penambahan mobil UTD dinilai dapat mendukung upaya pencapaian nasional, untuk peningkatan cadangan darah nasional dari 2,2 juta kantong darah per tahun menjadi 4,8 juta kantong per tahun. Mobil UTD dinilai lebih efektif menjaring para pendonor, karena mereka bisa mendatangi pabrik-pabrik, perusahaan, mal, komplek perumahan dan lain-lain. Sehingga pendonor tidak perlu repot datang ke tempat-tempat tranfsusi darah.<br /><br />&rdquo;Sudah saatnya kita menerapkan sistem jemput bola,&rdquo; tambahnya. Rini juga berharap swasta turut tergerak membantu penyediaan unit kendaraan yang sangat dibutuhkan tersebut.<br /><br />Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Transfusi Darah Daerah PMI DKI Jakarta, Salimar Salim berkomentar, Jakarta membutuhkan setidaknya 1.000 kantong darah per hari. Jumlah kebutuhan itu secara umum sudah terpenuhi, karena dari sekitar 161 rumah sakit yang ada di wilayah DKI Jakarta, sekitar 41 rumah sakit telah memilki bank darah mandiri. (MI/Wtr4)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>90788</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sat, 05 May 2012 06:50:00 GMT</pubDate>
			<title>Presiden tengah Pertimbangkan Calon Menkes</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/05/90284/Presiden-tengah-Pertimbangkan-Calon-Menkes</link>
			<description><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyadari pentingnya posisi Menteri Kesehatan demi kelancaran pemerintahan, sehingga tidak perlu desakan untuk pengisian posisi tersebut.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyadari pentingnya posisi Menteri Kesehatan demi kelancaran pemerintahan, sehingga tidak perlu desakan untuk pengisian posisi tersebut.<br /><br />Saat ini Presiden sedang mempertimbangkan figur yang cocok untuk mengisi posisi tersebut. Hal itu diungkapkan juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Jumat (4/5).<br /><br />"Posisi menteri prerogatif Presiden. Biarkan Presiden yang memutuskan. Sepenuhnya hak Presiden. Bisa dari birokrat, akademisi, partisan, nonpartisan. Itu tentu dengan pertimbangan dan mendengar masukan-masukan juga dari pihak-pihak yang perlu didengar masukannya," ujar Julian.<br /><br />Sebelumnya, Ketua terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk periode 2012-2015 Zaenal Abidin mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menunjuk pengganti Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang telah mengundurkan diri.<br /><br />Bahkan, IDI menyatakan tidak setuju jika Kemenkes pada saat ini dipimpin wakil menteri kesehatan, karena menteri adalah jabatan politik, sedangkan wakil menteri adalah jabatan karir.<br /><br />Tak hanya dari kalangan profesional, Partai Golkar juga menyatakan hal serupa. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mendesak agar jabatan Menteri Kesehatan (Menkes) yang ditinggalkan almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih segera diisi.(MI/DNI)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/90284.jpg</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>90284</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 01 May 2012 11:40:21 GMT</pubDate>
			<title>Puluhan Bendera Bintang Kejora Berkibar di Manokwari</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/01/89850/Puluhan-Bendera-Bintang-Kejora-Berkibar-di</link>
			<description><![CDATA[<p>Ribuan warga Papua yang tergabung dalam West Papua National Authority mengibarkan puluhan Bintang Kejora.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Manokwari:</strong> Kepolisian Daerah Papua melarang pengibaran bendera Bintang Kejora untuk memperingati kembalinya Irian Jaya Barat ke pangkuan Indonesia, 1 Mei. Namun, ribuan warga Papua yang tergabung dalam West Papua National Authority mengibarkan puluhan Bintang Kejora. <br /><br />Itu terjadi saat mereka demo menentang peringatan 1 Mei sebagai hari kembalinya Irian Jaya Barat ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Selasa (1/5) hari ini. Ribuan warga Papua di Manokwari, Papua Barat, demo dengan jalan kaku di sepanjang jalan utama Kota Manokwari.<br /><br />Mereka memulai aksi dari kantor Dewan Adat Papua Manokwari di Jalan Pahlawan Sanggeng. Warga menuntut penuntasan kasus pelangaran hak asasi manusia. Pengunjuk rasa mendesak pemerintah otoritas transisi yang terbentuk pada kongres lalu segera mengadakan dialog dengan Pemerintah Indonesia dengan difasilitasi dunia internasional terkait masalah di Papua.<br />&nbsp;<br />Dari gedung Dewan Adat Papua, mereka semuju sejumlah jalan-jalan utama di Kota Manokwari hingga ke Gereja Elim Kwawi, Manokwari. Selain berorasi di sepanjang jalan, para pengunjuk rasa juga meneriakan yelyel merdeka sambil membawa bendera Bintang Kejora berbagai ukuran.<br />&nbsp;<br />Unjuk rasa mendapat pengawalan ketat ratusan aparat kepolisian dari Markas Polres Manokwari dan Brimob Polda Papua. Sejumlah ruas jalan di Kota Manokwari mengalami kemacetan selama tiga jam. Meski sempat terjadi pengibatan Bintang Kejora, unjuk rasa berjalan aman. (Abdul Muin/DOR)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/89850.jpg</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>89850</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 07:35:00 GMT</pubDate>
			<title>Siswa di Pasaman Diberikan Pengetahuan Lalu Lintas</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/04/29/89612/Siswa-di-Pasaman-Diberikan-Pengetahuan-Lalu</link>
			<description><![CDATA[<p>Sebanyak 25 siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Pasaman, Sumatra Barat, diberikan penyuluhan lalu lintas.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Pasaman:</strong> Sebanyak 25 siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Pasaman, Sumatra Barat, diberikan penyuluhan lalu lintas.<br /><br />Kepala Bidang Kepemudaan Disbudparpora Kabupaten Pasaman Edwin di Lubuk Sikaping, Sabtu (28/4), menyebutkan, penyuluhan itu tujuan untuk menyosialisaikan seluk-beluk lalu lintas seperti yang tertera dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan harapan dapat menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar.<br /><br />"Setiap sekolah mengutus perwakilan dua siswa untuk dilatih, yang rencananya akan digelar bulan depan," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, kegiatan ini dapat dilaksanakan melalui bantuan dana dari Pemprov Sumbar dengan melibatkan pemateri dari sejumlah instansi seperti Dinas Pendidikan, Disporabudpar dan Polres Kabupaten Pasaman.<br /><br />Menurut dia, jika siswa tidak dibekali dengan pengetahuan berlalu lintas, dikhawatirkan mereka mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan yang dapat menimbulkan kerugian dan membahayakan pengendara lain serta dirinya sendiri.<br /><br />"Apalagi kalau cikal-bakal generasi pemimpin bangsa itu menjadi bagian dari geng motor yang meresahkan orang lain, jelas sangat tidak kita inginkan," kata dia.<br /><br />Saat ini, menurut dia, pemerintah baru dapat memberi kesempatan kepada 25 siswa untuk mengikuti penyuluhann karena terbatasnya anggaran.<br /><br />Namun diharapkan para siswa yang terlibat dalam kegiatan itu dapat menyebarluaskan kepada teman-teman mereka yang belum sempat ikut.<br /><br />"Paling tidak satu orang siswa dapat menyebarkan kepada sedikitnya lima siswa lainnya," ujarnya.<br /><br />Ke depan, tambah dia, Pemkab Pasaman akan mengupayakan untuk mengadakan kegiatan serupa dengan melibatkan siswa yang lebih banyak.(Ant/DNI)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>89612</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 11:26:02 GMT</pubDate>
			<title>Lantaran Mencuri Nasi, Pelajar Ujian di Kantor Polisi</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/04/23/88898/Lantaran-Mencuri-Nasi-Pelajar-Ujian-di</link>
			<description><![CDATA[<p>"Semoga saya bisa mengerjakan soal UN, sebab selama di tahanan saya juga belajar," kata siswa berinisial MMT itu sebelum masuk ke ruang ujian, Senin (23/4).<br /> </p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Bojonegoro:</strong> Seorang pelajar SMP terpaksa melaksanakan Ujian Nasional (UN) di sebuah ruangan di Mapolres Bojonegoro, Jawa Timur. Sebab, ia terlibat kasus pencurian nasi di sebuah warung.<br /><br />"Semoga saya bisa mengerjakan soal UN, sebab selama di tahanan saya juga belajar," kata siswa berinisial MMT itu sebelum masuk ke ruang ujian, Senin (23/4).<br /><br />Ia mengaku orang tuanya mengirim buku pelajaran yang diujikan dalam UN setelah MMT pindah dari tahanan Mapolsek ke Mapolres. <br /><br />Polisi mengawalnya ke ruang khusus ujian. MMT mengenakan celana selutut warna abu-abu, berkaos hitam, dan tak menggunakan alas kaki.<br /><br />Ia mulai mengerjakan soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia, pukul 08.30 WIB. "Jadwal dalam mengerjakan soal tetap dua jam," kata Pengawas UN di Mapolres, Nur Aslih. (Ant/RRN)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
			<guid>88898</guid>
			</item></channel></rss>
