NEWSTICKER

Index: 2023-01-25

140 result

Pledoi Putri Candrawathi: Surat dari Balik Jeruji

Pledoi Putri Candrawathi: Surat dari Balik Jeruji

Top News • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi menyampaikan nota pembelaannya atas tuntutan delapan tahun penjara dari jaksa. Putri menyebut pledoinya dengan 'Surat dari Balik Jeruji' yang berisi keinginannya agar segera bisa bebas dan berkumpul kembali dengan keempat anaknya.

"Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan. Sebuah nota pembelaan seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada," ujar Putri saat membacakan nota pembelaannya, Rabu (25/1/2023).

Putri menjadi salah sdatu dari lima terdakwa atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Sebelumnya jaksa menuntut Putri Candrawathi dengan hukuman pidana delapan tahun penjara.

Transaksi Nyaman di Luar Negeri dengan BCA

Transaksi Nyaman di Luar Negeri dengan BCA

Video Advertorial • 11 days ago

Liburan ke luar negeri jadi momen yang dinanti. Agar liburan menyenangkan, kita perlu mematangkan persiapan, termasuk alat transaksi Perbankan, salah satunya dengan BCA. 

Orang Tua Eliezer Menangis Dengar Permintaan Maaf Anaknya di Sidang Pleidoi

Orang Tua Eliezer Menangis Dengar Permintaan Maaf Anaknya di Sidang Pleidoi

Headline News • 11 days ago

Orang tua terdakwa Richard Eliezer tak kuasa menahan tangis saat mendengar permohonan maaf anaknya di sidang nota pembelaan (pledoi), Rabu (25/1/2023). 

Ibunda Eliezer, Rynecke Alma Pudihang alias Ine dan anggota keluarga lainnya, menyaksikan sidang pleidoi di ruang tunggu Metro TV, usai menjadi narasumber di program Primetime News Metro TV.

Ine sudah menduga akan ada air mata dalam sidang kali ini, apalagi Eliezer melarang kedua orang tuanya untuk hadir di persidangan, karena tak mau melihat mereka menangis. 

Sebelumnya dalam pleidoi berjudul 'Apakah Harga Kejujuran Harus Dibayar 12 Tahun Penjara', Eliezer memohon maaf kepada orang tuanya, karena bersedih serta kelelahan akibat kejujurannya di kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

Bacakan Pleidoi, Eliezer Minta Maaf ke Keluarganya & Keluarga Brigadir J

Bacakan Pleidoi, Eliezer Minta Maaf ke Keluarganya & Keluarga Brigadir J

Top News • 11 days ago

Terdakwa Richard Eliezer kembali memohon maaf kepada orang tua Brigadir Yosua saat membacakan nota pembelaan atau pledoi. Dalam kesempatan itu Eliezer juga menangis meminta maaf kepada orang tuanya.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf sekali lagi yang sebesar-besarnya serta pengampunan terutama kepada keluarga dari almarhum Bang Yos. Tidak ada kata-kata lain yang dapat saya sampaikan selain permohonan maaf dan penyesalan yang mendalam atas apa yang telah terjadi kepada almarhum Bang Yos dan keluarga Bang Yos," ujar Elizer saat membacakan pledoinya, Rabu (25/1/2023).

Setelah meminta maaf kepada keluarga Brigadir J, Elizer juga meminta maaf kepada keluarganya, terutama kepada kedua orang tuanya atas peristiwa yang terjadi.

"Mohon maaf mama papa. Maafkan saya atas peristiwa yang terjadi ini, sehingga membuat mama dan papa serta keluarga bersedih dan kelelahan," tambah Eliezer. 

Saat membacakan nota pembelaanya, Eliezer terlihat menangis karena merasa menyesal telah melakukan perbuatan yang merugikan banyak pihak. Eliezer meminta maaf, karena akibat kejujurannya ini keluarganya harus bersedih melihat Eliezer menjalani proses hukum. 

Sidang Pleidoi, Richard Eliezer Serahkan Nasib Akhir kepada Hakim

Sidang Pleidoi, Richard Eliezer Serahkan Nasib Akhir kepada Hakim

Headline News • 11 days ago

Terdakwa Richard Eliezer membacakan nota pembelaan (pleidoi) di PN Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). Ia menyerahkan nasib akhir kasus pembunuhan Brigadir J kepada majelis hakim dan berharap putusan yang diberikan berlaku adil. 

"Apabila ada yang menganggap ketaatan dan kepatuhan saya membabi buta, maka pada malam hari ini, saya menyerahkan kepada kebijaksanaan majelis hakim. Saya hanya dapat memohon kiranya memberikan putusan terhadap diri saya seadil-adilnya," ujar Richard Eliezer. 

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang selalu mendukungnya untuk menguak kasus ini dengan terang benderang, khususnya kepada Presiden Joko Widodo dan LPSK. 

Richard Eliezer mengaku membunuh Brigadir J atas perintah atasannya, Ferdy Sambo. Atas perbuatannya, Richard dituntut 12 tahun penjara. 

"Kalau karena pengabdian saya sebagai seorang ajudan menjadikan saya seorang terdakwa, kini saya serahkan masa depan saya kepada putusan majelis hakim," kata Richard. 

Henry Surya Divonis Bebas, Kejagung Ajukan Kasasi

Henry Surya Divonis Bebas, Kejagung Ajukan Kasasi

Top News • 11 days ago

Kejaksaan agung (Kejagung) akan mengajukan kasasi atas vonis bebas terhadap terdakwa Henry Surya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan koperasi simpan pinjam Indosurya.

Kejagung akan mempelajari dan menunggu hasil putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Barat selama sepekan. Hingga saat ini, kejagung masih berfokus dan mempertimbangkan memori kasasi tersebut. 

Sebelumnya, majelis hakim memvonis bebas Henry Surya, karena dinilai melakukan perbuatan perdata bukan pidana. Hakim juga memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari Rutan Salemba cabang kejagung, setelah adanya putusan itu.

Padahal, tindakan Henry menyebabkan kerugian mencapai Rp106 triliun dan memakan korban sebanyak 23 ribu orang.

Tolak ERP, Ratusan Ojol Demo di DPRD DKI

Tolak ERP, Ratusan Ojol Demo di DPRD DKI

Top News • 11 days ago

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, karena menolak kebijakan jalan berbayar elektronik (Electronic Road Pricing/ERP). 

Koordinator Aksi, Dani mengatakan penerapan ERP memberatkan masyarakat, terutama pengemudi transportasi daring. Selain itu, penerapan ERP sangat tidak masuk akal, karena jalan yang dibangun memang menggunakan uang rakyat. 

Sebelumnya, muncul wacana sepeda motor dan ojol akan dikenakan tarif ERP. Kebijakan tersebut akan diterapkan di 25 ruas jalan di Jakarta. 

Putri Candrawathi Mengaku Tak Sanggup Jalani Hidup Lagi

Putri Candrawathi Mengaku Tak Sanggup Jalani Hidup Lagi

Headline News • 11 days ago

Usai terjerat kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua, Putri Candrawathi mengaku tak tahan dengan berbagai cacian dan makian kepada dirinya. 

“Saya melihat dari mobil tahanan, banyak sekali spanduk berisi makian dan paksaan agar majelis hakim menjatuhkan hukuman-hukuman yang menakutkan,” ujar Putri Candrawathi di persidangan, PN Jakarta Selatan, Rabu (25/01/2023).

Putri Candrawathi juga tidak menyangka akan mengalami peristiwa kekerasan seksual dan penganiayaan yang dilakukan oleh Yosua di Magelang. Menurut Putri, ia sempat terpikir tak sanggup lagi menjalani hidup.

"Sering kali saya merasa tidak sanggup untuk menjalani kehidupan ini lagi. Namun saya bersyukur ingatan tentang pelukan, senyuman bahkan air mata suami dan anak-anak menolong saya ketika dunia seolah tak lagi menyisakan sedikitpun harapan,"katanya.

Putri Candrawathi 'Banjir Tangisan' untuk Dapat Empati

Putri Candrawathi 'Banjir Tangisan' untuk Dapat Empati

Primetime News • 11 days ago

Pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari menilai bahwa tangisan Putri Candrawathi di persidangan adalah upaya untuk mendapatkan empati. Empati ini bisa diperhatikan dari kata-kata 'boleh tidak saya'. 

"Ketika membaca nota pembelaan, ada emosi yang terlibat, apakah pernyataan verbal itu didukung dengan emosi yang terlibat," kata Monica Kumalasari dalam tayangan Primetime News, Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Monica menambahkan, emosi yang telibat bisa diamati dari ekspresi wajah, gesture, dan suaranya. Semua saling bersesuaian.

Sebuah tangisan bisa menjadi menguatkan gestur dan mikro ekspresinya. Hal itu juga menunjukkan bahwa ia tidak bersalah dalam kasus ini. 

Putri Candrawathi memakai masker saat membaca nota pembelaan dan hanya terlihat mata. Namun, Monika menegaskan bahwa mata adalah sinyal yang bisa dianalisa untuk melihat ekspresi seseorang. 

Ibunda Eliezer: Pak Hakim, Kami Mohon Berikan Keputusan yang Adil untuk Richard

Ibunda Eliezer: Pak Hakim, Kami Mohon Berikan Keputusan yang Adil untuk Richard

Primetime News • 11 days ago

Richard Eliezer akan membacakan pledoinya malam ini. Sebelumnya keluarga Eliezer begitu terpukul setelah mendengarkan jaksa menuntut Richard dengan hukuman 12 tahun penjara. Keluarga berharap pledoi Richard Eliezer dapat menggugah hakim untuk meringankan bahkan membebaskan Eliezer dari pidana, Rabu (25/1/2023).

Ibunda Richard Eliezer meminta kepada hakim untuk memberikan keputusan yang adil bagi Eliezer. Menurut Ibunda, Eliezer yang merupakan anggota polisi saat melakukan sesuatu pasti harus sesuai dengan perintah atasan. Jadi apa yang dilakukan Eliezer saat menembak Yosua adalah sebuah perintah bukan kehendak sendiri.

"Kami sebagai orang tua hanya meminta kalau hakim bisa melihat dengan baik agar apa yang sudah Ichad lakukan selama ini kan. Apalagi dia sebagai seorang anggota polisi, anggota Brimob juga dia kan pasti melakukan segala sesuatu dengan pikiran yang sehat. Saya yakin juga dia (Eliezer ) tidak akan melakukan sesuatu tanpa perintah," kata Ibunda Eliezer.

Keluarga Eliezer juga memohon kepada hakim agar memberi keputusan seadil-adilnya, karena keputusan ini juga menyangkut masa depan anaknya. Keluarga juga beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Eliezer adalah sebuah perintah atasan bukan murni kemauan dari Richard sendiri.

Richard Eliezer Bacakan Nota Pembelaan (1)

Richard Eliezer Bacakan Nota Pembelaan (1)

Primetime News • 11 days ago nasional

Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E membacakan nota pembelaan (pleidoi) pada persidangan, Rabu (25/1/2022). Richard siap melawan sejumlah tuntutan dari jaksa dan tudingan dari terdakwa lain.

Sidang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan dibuka untuk umum. Pekan lalu, jaksa menuntut hukuman pidana 12 tahun penjara atas terdakwa Richard Eliezer, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Richard Eliezer merupakan salah satu dari lima terdakwa atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Empat terdakwa lainnya yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

Jamin Ginting: Seharusnya Eliezer Dapat Hukuman Paling Ringan Lewat Status JC

Jamin Ginting: Seharusnya Eliezer Dapat Hukuman Paling Ringan Lewat Status JC

Primetime News • 11 days ago

Pihak Eliezer berupaya membebaskan Eliezer dari jerat pidana dengan menggunakan pasal 48 KUHP soal daya paksa dan pasal 51 ayat 1 KUHP soal perintah jabatan walaupun kecil kemungkinan bisa dikabulkan oleh hakim.

Pakar hukum pidana Jamin Ginting menilai bahwa Eliezer yang pasti dan yang paling memungkinkan tidak akan bebas. Namun hukumannya lebih ringan di antara para terdakwa lainnya. Hal itu dipertimbangkan, karena Eliezer adalah pembuka pandora kejahatan dan hakim sudah memperlakukannya sebagai justice collaborator.

"Fokusnya adalah bagaimana agar Eliezer mendapatkan hukuman yang paling ringan dengan status justice collaborator dan membuka pandora kejahatan" ujar Jamin.

Jamin menambahkan, dalam ketentuan Kapolri jika hukuman di bawah dua tahun, masih ada kesempatan untuk Eliezer kembali ke kesatuannya dan tidak akan dipecat.

"Itu hal yang harus diperjuangkan, Eliezer bisa kembali ke kesatuannya walaupun di hukum dengan hukuman yang masih bisa memberi kesempatan dia untuk bergabung kembali," pungkas Jamin. 

Psikolog Forensik Reza Indragiri menambahkan, jika nota pembelaan sifatnya pribadi, diharapkan hakim memperoleh potret yang lebih utuh, humanis, bertanggung jawab, lebih penuh penyesalan dari masing-masing terdakwa.

Putri Candrawathi Tak Terima Disebut Biang Pembunuhan Brigadir J

Putri Candrawathi Tak Terima Disebut Biang Pembunuhan Brigadir J

Primetime News • 11 days ago

Putri Candrawathi mempertanyakan apakah ia layak dipersalahkan karena menceritakan pelecehan yang dialaminya. Putri juga bercucuran air mata saat menjawab tuduhan sebagai dalang atau pemicu pembunuhan terhadap Brigadir J. 

"Patutkah saya dipersalahkan seolah-olah saya adalah dalang pembunuhan padahal saya tidak pernah berniat ataupun ikut melakukan perbuatan pembunuhan terhadap Yosua," kata Putri Candrawathi saat membaca pleidoi di PN Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). 

Dalam nota pembelaan, Putri kembali tidak kuasa menahan air mata saat menyinggung kekerasan seksual, penganiayaan, dan ancaman pembunuhan dari almarhum Brigadir J. Putri merasa trauma atas peristiwa itu.

"Atas peristiwa itu, saya mengalami trauma yang mendalam pada diri saya hingga saat ini, dan rasa malu yang berkepanjangan, bukan hanya bagi saya tapi juga bagi seluruh anggota keluarga kami," ujar Putri Candrawathi sambil terisak.

Sebelumnya, jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Presiden Jokowi: Saya Tidak Bisa Intervensi Proses Hukum Kasus Ferdy Sambo

Presiden Jokowi: Saya Tidak Bisa Intervensi Proses Hukum Kasus Ferdy Sambo

Primetime News • 11 days ago

Presiden Joko Widodo menanggapi soal tuntutan jaksa yang menuntut Richard Eliezer dengan hukuman delapan tahun penjara. Presiden Jokowi merespon dengan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Bukan hanya kasus FS saja, untuk semua kasus karena kita (pemerintah) harus menghormati proses hukum yang ada di lembaga negara berwenang," ujar Presiden Joko Widodo.

Bacakan Pleidoi, Richard Eliezer Siap Lawan Tuntutan Jaksa

Bacakan Pleidoi, Richard Eliezer Siap Lawan Tuntutan Jaksa

Primetime News • 11 days ago

Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E akan membacakan nota pembelaan atau pleidoi pada persidangan, Rabu (25/1/2022). Richard siap melawan sejumlah tuntutan dari jaksa dan tudingan dari terdakwa lain.

Kuasa Hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyampaikan, akan ada beberapa poin dan pleidoi yang dibacakan dalam dua rangkap. Yang pertama, pleidoi yang ditulis secara pribadi oleh Richard Eliezer dan dari pihak kuasa hukum. Ronny juga menyebutkan, pihaknya akan membantah sejumlah tudingan dari terdakwa lain yang menyebut keterangan Richard berdiri sendiri dan tidak konsisten.

Kubu Eliezer juga akan membahas tentang relasi kuasa, perintah atasan, serta status justice collaborator Richard Eliezer yang dinilai tidak dipertimbangkan jaksa. 
 
Jaksa menjatuhkan tuntutan 12 tahun karena Eliezer merupakan eksekutor Brigadir J. Perbuatannya mengakibatkan nyawa Brigadir J hilang dan luka mendalam bagi keluarga. Eliezer dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Foto Richard Eliezer Bantu Sang Ayah Bekerja Viral di Sosmed

Foto Richard Eliezer Bantu Sang Ayah Bekerja Viral di Sosmed

Primetime News • 11 days ago

Richard Eliezer akan membacakan pleidoinya hari ini. Disaat yang sama, beredar foto lama ayah Richard Eliezer dan Richard yang sedang bekerja. Foto ini muncul sebagai gerakan mendukung Eliezer untuk menghadapi persidangan, Rabu (25/1/2023).

Foto ini diambil oleh Ibunda Richard Eliezer. Ibunda Eliezer mengabadikan momen tersebut saat Eliezer membantu ayahnya bekerja.

Warganet beramai-ramai ikut memberikan komentar dukungan kepada Richard Eliezer dan keluarga untuk melewati semua proses hukum yang sedang berlangsung.

Doa dan dukungan tidak henti-hentinya mengalir untuk Eliezer yang dianggap berani membongkar semua skenario pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

Sambo Bermanuver dengan Bantah Kesaksian Eliezer

Sambo Bermanuver dengan Bantah Kesaksian Eliezer

Primetime News • 11 days ago

Ferdy Sambo kembali membantah kesaksian Richard Eliezer saat menyampaikan nota pembelaan, Selasa (24/1/2023). Menurut Sambo, keterangan Eliezer yang menyebut adanya perencanaan pembunuhan Yosua alias Brigadir J, di lantai tiga rumah Saguling adalah sebuah kebohongan.

"Pada saat pembicaraan dengan Ricky Rizal maupun Richard Eliezer di Saguling, sama sekali tidak ada rencana maupun niat yang saya sampaikan untuk membunuh Yosua, sebagaimana yang dituduhkan oleh penuntut umum dalam surat tuntutannya yang hanya bersandar pada keterangan terdakwa Richard Eliezer," ujar Sambo.

Berdasarkan bukti rekaman CCTV rumah Saguling, terlihat bahwa Richard Eliezer memasuki lift untuk naik ke lantai tiga yang merupakan ruangan khusus Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Namun, tidak ada hasil rekaman CCTV yang membenarkan adanya pertemuan antara Sambo, Putri dan Richard di lantai tiga.

Meski tidak memiliki bukti kuat, Eliezer tetap menyampaikan kesaksiannya di hadapan hakim dan menyebut Sambo yang memintanya untuk menghabisi Brigadir J. Perintah tersebut akhirnya dilaksanakan oleh Richard.

Saat semua terdakwa dan korban tiba di rumah Duren Tiga 46, Richard lalu mengisi senjatanya dengan peluru. Atas perintah Sambo, Richard menembakkan timah panas tersebut ke tubuh Brigadir J hingga terkapar tak berdaya.

Penasihat Hukum: Eliezer Bacakan Pledoi yang Ditulis Tangan di Rutan Bareskrim

Penasihat Hukum: Eliezer Bacakan Pledoi yang Ditulis Tangan di Rutan Bareskrim

Headline News • 11 days ago

Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E akan hadapi sidang nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). Penasihat hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyampaikan, Richard siap membacakan Pledoi pribadi yang ditulis tangan di Rutan Bareskrim.

Ronny juga menyampaikan pesan terima kasih dari Richard untuk seluruh masyarakat Indonesia yang sudah memberikan dukungan terhadapnya. Ia juga mengatakan, Kondisi Richard kini dalam keadaan baik, dan Richard akan menerima segala hasil serta konsekuensinya. 

"Semua berjalan dengan baik, ia optimis, ia minta dukungannya. Ia menyampaikan terima kasih juga dukungan publik, teman-teman semuanya kemudian seluruh masyarakat Indonesia bahwa Richard Eliezer dalam proses ini apapun yang terjadi dia ikhlas dan dia siap," ujar Ronny Talapessy di PN Jakarta Selatan.

Cerita Putri Candrawathi Terima Kekerasan Seksual: Saya Tak Sanggup Jalani Hidup

Cerita Putri Candrawathi Terima Kekerasan Seksual: Saya Tak Sanggup Jalani Hidup

Primetime News • 11 days ago nasional

Putri Candrawathi bersikukuh menyampaikan dirinya mendapatkan kekerasan seksual, penganiayaan dan ancaman pembunuhan dari Brigadir J. Putri nampak menahan tangis ketika menceritakan trauma yang dirasakannya. 

"Saya mengalami kekerasan seksual dan dianiaya oleh orang yang selalu kami percayakan dengan sangat baik yang kami anggap keluarga. Kejadian sangat pahit yang justru terjadi di hari pernikahan kami yang ke-22,". kata Putri Candrawathi dalam sidang pleidoi di PN Jaksel, Rabu (25/1/2023).

Dalam catatan pembelaan itu, Putri mengungkapkan cacian dan makian dari publik membuat mentalnya terguncang. Bahkan seolah mendorong untuk mengakhiri hidup.

"Hukuman yang tidak sanggup saya bayangkan, tidak sedikitpun pernah terpikirkan peristiwa memalukan ini terjadi merenggut paksa kebahagiaan kami. Seringkali, saya tidak sanggup menjalani kehidupan ini lagi," ujar. 

Sahabat Ganjar Perkuat Dukungan Warga Bandung

Sahabat Ganjar Perkuat Dukungan Warga Bandung

Metro Hari Ini • 11 days ago nasional

Relawan Sahabat Ganjar yang dipimpin Gus Nahib terus berupaya memperkuat dukungan masyarakat untuk memenangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 dengan tema Sora Urang Sunda Kanggo Ganjar. Warga nampak antusias memenuhi sekitar Lapangan Si Jalak Harupat, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pihak DPC Sahabat Ganjar, Kabupaten Bandung bersama warga yang hadir beretekad untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden di Pilpres 2024. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian ribuan paket sembako untuk warga setempat.

Warga mengaku sengaja hadir di acara Sahabat Ganjar untuk mendukung kemenangan Ganjar dalam Pilpres 2024. Mereka berharap, jika kelak terpilih sebagai presiden, seorang Ganjar Pranowo menjadi pemimpin yang amanah untuk Indonesia yang lebih baik.

Sahabat Ganjar akan terus memperkuat dukungan terhadap Ganjar Pranowo di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan karena Pilpres 2024 sudah tidak lama lagi akan digelar.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (18)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (18)

Primetime News • 11 days ago nasional

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (17)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (17)

Metro Hari Ini • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (16)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (16)

Headline News • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (15)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (15)

Metro Hari Ini • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Tak Tahu Ricky Rizal Amankan Senjata Brigadir J

Putri Candrawathi Tak Tahu Ricky Rizal Amankan Senjata Brigadir J

Metro Hari Ini • 11 days ago

Kuasa hukum Putri Candrawathi mengatakan hasil poligraf Ricky Rizal yakni berkata jujur saat ditanya tidak ada yang memerintahkannya untuk mengamankan senjata Brigadir J. Putri Candrawathi tidak mengetahui Ricky Rizal mengamankan pistol milik Brigadir J

"Jika JPU konsisten, maka JPU seharusnya tidak membuat tuduhan bahwa terdakwa mengetahui, menghendaki, apalagi memerintahkan Ricky Rizal mengamakan senjata di dalam surat tuntutannya," ujar kuasa hukum Putri Candrawathi di PN Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Menurut kuasa hukum, dalil argumentasi JPU tidak didukung alat bukti dan saksi. Hal itu berupa asumsi JPU yang tidak berdasar. Kuasa hukum Putri Candrawathi menuduh JPU telah memutarbalikan fakta yang terungkap dipersidangan.

Sebelumnya, jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (14)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (14)

Metro Hari Ini • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Trauma Jadi Korban Kekerasan Seksual Brigadir J

Putri Candrawathi Trauma Jadi Korban Kekerasan Seksual Brigadir J

Breaking News • 11 days ago

Putri Candrawathi membantah tudingan jaksa yang menyatakan bahwa Putri berselingkuh dengan Yosua. Dalam pembelaannya PC konsisten mengaku dirinya menjadi korban pelecehan kekerasan seksual serta penganiayaan.  
 
“Yosua melakukan perbuatan keji terhadap saya, dia melakukan kekerasan seksual penganiayaan dan mengancam membunuh, bukan hanya bagi saya tapi juga bagi orang-orang yang saya cintai,” kata Putri Candrawathi saat sidang pembacaan pleidoi kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (25/1/2023).
 
Putri mengaku ketakutan dan mengalami trauma yang mendalam hingga saat saat ini. Putri juga menanggung malu yang berkepanjangan karena aibnya terbongkar dimuka umum.  
 
Sebelumnya, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Dia dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 
Jaksa menjatuhkan tuntutan itu karena menilai Putri Candrawathi ikut mengakibatkan nyawa Brigadir J hilang dan luka mendalam bagi keluarga Brigadir J. Tindakan Putri juga menyebabkan keresahan dan kegaduhan di tengah publik.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (13)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (13)

Metro Hari Ini • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapapun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (12)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (12)

Metro Hari Ini • 11 days ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum. Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (11)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (11)

Breaking News • 11 days ago Brigadir J

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.