NEWSTICKER

Index: 2023-01-25

140 result

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (10)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (10)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Pakar: Alasan Anak Tidak Bisa Ringankan Vonis Putri

Pakar: Alasan Anak Tidak Bisa Ringankan Vonis Putri

Breaking News • 2 months ago Brigadir J

Jamin Ginting selaku pakar hukum yakin, hakim tidak akan memberikan keringanan kepada Putri Candrawathi jika alasannya demi anak. Hakim akan memerikan keringanan jika unsur pasal yang didakwakan tidak terbukti.

"Jika meminta keringan karena anak, tidak ada hukum pidana yang mengatur itu," tegas Jamin Ginting, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Putri Candrawathi membuat nota pembelaan pribadi yang sebagian besar berisi soal empat anaknya. Dirinya menyebut seluruh anaknya masih membutuhkan bimbingan orang tua. Nota pembelaan itu dibacakan sembari menangis di persidangan.

Jamin menyebut, nota itu bersifat psikologis, tidak ada unsur hukum di dalam nota tersebut. Nota itu digunakan untuk menggugah hati hakim agar mendapat keringanan. Namun, Jamin yakin pendirian hakim tidak akan mudah goyah. Hakim hanya akan mempertimbangkan nota pembelaan yang dibacakan oleh pengacara terdakwa. 

"Pembelaan pribadi hanya digunakan untuk menggugah hakim," jelas Jamin Ginting.
 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (9)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (9)

Breaking News • 2 months ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Pakar Nilai Putri Menangis di Persidangan untuk Cari Simpati Hakim

Pakar Nilai Putri Menangis di Persidangan untuk Cari Simpati Hakim

Breaking News • 2 months ago Brigadir J

Putri Candrawathi konsisten menangis di persidangan saat ceritakan pelecehan yang dialaminya di Magelang. Tangisan itu dinilai pakar hukum sebagai ajang mencari simpati hakim agar mendapat keringanan.

"Saya mengamati, Putri ini mencari simpati hakim," ujar Pakar Hukum Pidana, Jamin Ginting, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Jamin Menyebut, putri melakukan playing victim lantaran bersikukuh menganggap dirinya sebagai korban pelecehan yang dilakukan Brigadir J. Meskipun sudah dikuatkan dengan hasil psikologi dan ahli pidana, Jamin menegaskan hal itu tidak relevan dengan fakta.

"Ahli pidana bukan orang yang menjelaskan pelecehan," tegas Jamin Ginting.

Satu-satunya cara yang bisa ditempuh untuk membuktikan pelecehan itu, hanya dengan visum. Jamin harap, hakim bisa fokus kepada Pasal yang sudah terbukti, serta bisa menyimpulkan apakah ada pelecehan di antara keduanya.  

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (8)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (8)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (7)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (7)

Breaking News • 2 months ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ayah Brigadir J: Tangisan Putri 'Air Mata Buaya'

Ayah Brigadir J: Tangisan Putri 'Air Mata Buaya'

Breaking News • 2 months ago Brigadir J

Samuel Hutabarat, ayah Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J tegaskan tidak akan berempati meskipun Putri Candrawathi menangis di persidangan. Samuel menyebut tangisan itu hanya senjata untuk mendapat keringanan hukuman.

"Itu air mata buaya, begitu cara dia untuk menarik empati hakim," ucap Samuel Hutabarat, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Dalam sidang pledoi, Putri memohon keringanan hukuman sambil menangis. Dia menyebut memiliki anak yang masih perlu sosok ibu. Namun, Samuel justru menilai itu sebuah kemunafikan dan tidak sejalan dengan fakta yang ada.

Samuel tetap berharap, hakim tidak terkecoh dengan "air mata buaya" yang ditampilkan Putri dipersidangan. Diharapkan hakim juga dapat memvonis terdakwa dengan adil.

Putri Candrawathi Beri Judul Nota Keberatannya ‘Surat dari Balik Jeruji’

Putri Candrawathi Beri Judul Nota Keberatannya ‘Surat dari Balik Jeruji’

Breaking News • 2 months ago

Putri Candrawathi terdakwa pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutarabat alias Brigadir J, membacakan nota pembelaan (pleidoi) pada Rabu, (25/1/2023). Putri memberi judul peldoinya “Surat dari Balik Jeruji”.

Dalam nota pembelaannya, Putri mengaku jika Tuhan mengizinkan ia ingin memeluk anak-anaknya. Sementara itu, Putri menyebut nota pembelaan ini ditulis seorang perempuan yang disakiti dan difitnah. Ia meminta hakim mempertimbangkan tuntutan hukuman untuk dirinya. 

Selain itu, Putri juga menyangkal beberapa poin tuduhan dari jaksa salah satunya tentang peristiwa di Magelang. Putri tetap bersikukuh bahwa ia menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat. Putri tidak terima dirinya disebut jaksa berselingkuh dengan Yosua. Putri mengaku,menceritakan peristiwa pelecehan kepada suaminya, Ferdy Sambo ketika sudah samapai di Jakarta sehingga pada saat perjalanan dari Magelang belum ada perencanaan pembunuhan. 

Putri juga menjelaskan bahwa pada 9 Juli 2022 Ferdy Sambo memberitahu jika Brigadir J telah ditembak oleh Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E karena Brigadir J telah melakukan pelecehan terhadap Putri. Putri menjelaskan peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Kapolri oleh Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ayah Brigadir J: Saya Tantang Putri Visum Jika Benar Dilecehkan

Ayah Brigadir J: Saya Tantang Putri Visum Jika Benar Dilecehkan

Breaking News • 2 months ago Brigadir J

Putri Candrawathi bersikukuh di pesidangan, dirinya dilecehkan oleh (alm) Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mendengar hal itu, Samuel Hutabarat selaku ayah Brigadir J geram dan tantang Putri untuk visum.

"Saya tantang Putri buat visum, jika benar anak saya memperkosa dia (Putri Candrawathi)," tegas Samuel Hutabarat, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Putri dinilai hanya mengandalkan dirinya sebagai perempuan untuk meminta keringanan hukuman. Samuel sebut nota yang dibacakan justru penuh dengan kemunafikan.

"Pembelaan itu berisi kemunafikan dirinya sendiri," tegas Samuel Hutabarat.

Selama bersidang, Putri bersikukuh dirinya tidak mengetahui penembakan yang di alami Brigadir J. Namun Samuel berpendapat, semua perkataannya di ruang sidang, berbanding lurus dengan fakta yang terjadi. Samuel menyebut, justru putri menjadi faktor utama terbunuhnya Brigadir J dengan membuat skenario pelecehan. 

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (6)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (6)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Pengacara Putri Sebut Pemberitaan Kliennya Tidak Berimbang

Pengacara Putri Sebut Pemberitaan Kliennya Tidak Berimbang

Breaking News • 2 months ago

Penasihat Hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis menyebut, pemberitaan media banyak membuat judul dan angle yang tidak berimbang dalam memberitakan perkara yang sedang dihadapi kliennya.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada publik dan rekan rekan media yang selama ini telah memberitakan perkara ini. Meskipun, banyak judul dan angel pemberitaan yang tidak berimbang, tetapi kami percaya pers yang bebas harus tetap diperjuangkan," ujar Arman dalam sidang pleidoi di PN Jakarta Selata, Rabu (25/1/2023).

Tidak hanya itu, dalam pembacaan nota pembelaan, Arman juga menyebut Putri Candrawathi yang menjadi korban kekerasan seksual justru dihakimi oleh masyarakat dan media.

"Selain dari proses peradilan yang kami lalui, kami juga melalui proses penghakiman oleh masyarakat dan media, seolah olah mengesampingkan adanya prinsip praduga tak bersalah yang melekat pada diri terdakwa," sambung Arman.

Diketahui, jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi: Saya Dituduh Bohong oleh Media

Putri Candrawathi: Saya Dituduh Bohong oleh Media

Breaking News • 2 months ago

Dalam pembacaan pleidoi, terdakwa Putri Candrawati sempat menyinggung pemberitaan media yang seolah-olah menuduhnya telah menyusun keterangan palsu selama di persidangan. Saat kasus pembunuhan Brigadir J muncul ke media, keterangan Putri Candrawathi di ruang sidang kerap disorot dengan berbagai macam judul pemberitaan.

"Sementara di berbagai media dan pemberitaan, saya dituduh berdusta dan mendramatisir situasi. Tidak hanya berhenti di situ, saya juga dituding sebagai perempuan tua yang mengada-ngada," kata Putri dalam pleidoinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).    

Putri mengaku tidak kuasa melawan pemberitaan media. Padahal, ia merasa telah menuruti apa yang selama ini diinginkan publik dengan berbicara dan mengungkap kejadian yang sebenarnya.

"Semua kesalahan diarahkan kepada saya, tanpa saya bisa melawan. Ketika saya memilih untuk diam, publik mendesak saya untuk muncul dan bicara. Namun, ketika saya berbicara, kembali muncur komentar dari para pengamat yang tidak pernah mengetahui kejadian sebenarnya," ucap Putri.

Dalam surat tuntutan disebutkan, pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh pernyataan Putri Candrawathi yang mengaku telah dilecehkan oleh Brigadir J di rumah Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah, 7 Juli 2022. Pengakuan yang belum diketahui kebenarannya itu lantas membuat eks polisi berpangkat inspektur jenderal (irjen) itu marah hingga menyusun strategi untuk membunuh Brigadir J.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (5)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (5)

Breaking News • 2 months ago

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (4)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (4)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (3)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (3)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (2)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (2)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (1)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (1)

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Putri Candrawathi Marah Dilibatkan Sambo dalam Skenario Polisi Tembak Polisi

Putri Candrawathi Marah Dilibatkan Sambo dalam Skenario Polisi Tembak Polisi

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi marah kepada Ferdy Sambo sehari setelah kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Putri marah karena dilibatkan dalam skenario polisi tembak polisi yang dirancang Ferdy Sambo.

Putri menjelaskan bahwa pada 9 Juli 2022 Ferdy Sambo memberitahu jika Brigadir J telah ditembak oleh Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E karena Brigadir J telah melakukan pelecehan terhadap Putri. Putri menjelaskan peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Kapolri oleh Ferdy Sambo.

"Saya pun sangat kaget mendengar kabar tersebut. Waktu dijelaskan hal tersebut, saya marah kepada suami saya (Sambo) karena saya dibawa bawa dalam perstiwa tersebut. Saya hanya bisa menangis," kata Putri Candrawathi saat pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri menjelaskan saat itu sedang di kamar dan kaget lalu menutup telinga ketika mendengar suara letusan di rumah Duren Tiga. Tiba-tiba Ferdy Sambo masuk ke kamar dan mendekap kepala Putri Candrawathi serta menuntun ke luar kamar hingga garasi.

"Dalam kondisi yang takut sekaligus bingung, apa yang sedang terjadi di dalam rumah. Lalu saya diantar Dek Ricky untuk kembali ke Rumah Saguling atas perintah suami saya (Sambo)," lanjut Putri

Jaksa Menuduhnya Berbaju Seksi, Putri Candrawathi: Saya Pakai Piyama

Jaksa Menuduhnya Berbaju Seksi, Putri Candrawathi: Saya Pakai Piyama

Breaking News • 2 months ago brigadir j

Putri Candrawathi mengakui dirinya berganti pakaian setibanya di Jakarta dari Magelang. Tapi sama sekali bukan pakaian yang seksi untuk memancing Brigadir J mendatanginya sebagaimana jaksa tuduhkan.

"Saya mengenakan piyama model kemeja dan celana pendek yang masih sopan. Bukan pakaian seksi seperti jaksa sebut dalam tuntutannya," tegas Putri Candrawathi.

Bantahan tersebut bagian pleidoi yang dibacakannya langsung dalam sidang di PN Jaksel, Rabu (25/1/2023). Pleidoi yang sempat dibacakannya sendiri, dilanjutkan oleh tim kuasa hukum. 

Putri Candrawathi juga kembali menyatakan bahwa dirinya merupakan korban kekerasan seksual dan pengancaman yang dilakukan oleh (alm) Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Meski sangat malu dan ketakutan, istri Irjen Ferdy Sambo ini menegaskan tidak terbersit niatan untuk membunuh Brigadir J. 

Sebagai terdakwa perkara pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi dituntut pidana penjara selama delapan tahun. Menurut jaksa, peran Putri Candrawathi dalam pembunuhan berencana adalah sengaja berganti pakaian seksi sebagaimana skenario yang disusun oleh Ferdy Sambo.

 

Putri Candrawathi Ketakutan Ungkap Peristiwa di Magelang ke Ferdy Sambo

Putri Candrawathi Ketakutan Ungkap Peristiwa di Magelang ke Ferdy Sambo

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Putri Candrawathi menceritakan peristiwa 7 Juli 2022 yang terjadi di Magelang bahwa Brigadir J telah melakukan pelecehan seksual, menganiaya serta mengancam membunuh orang-orang yang Putri cintai jika ada orang yang mengetahui.

"Yosua melakukan perbuatan keji terhadap saya. Ia melakukan kekerasan seksual, menganiaya dan mengancam membunuh, bukan hanya bagi saya tapi juga kepada orang-orang yang saya cintai jika ada orang yang mengetahui apa yang ia lakukan," kata Putri Candrawathi saat pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri juga mengaku sangat ketakutan ketika menceritakan peristiwa tersebut kepada Ferdy Sambo.

"Dengan segala ketakutan yang masih menggelayut, saya menceritakan peristiwa pahit yang terjadi di tanggal 7 Juli 2022. Dengan semua sisa keberanian, saya sampaikan secara jujur apa yang dilakukan Yosua secara langsung hanya kepada suami saya. Saya hancur dan malu sekali saat harus menceritakan kejadian kelam tersebut," ungkap Putri

Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo menahan tangis setelah menceritakan peristiwa tersebut. 

Pakar Ungkap Faktor yang Bisa Ringankan Hukuman Eliezer

Pakar Ungkap Faktor yang Bisa Ringankan Hukuman Eliezer

Breaking News • 2 months ago

Banyaknya dukungan terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E tidak akan mempengaruhi putusan majelis hakim. Pakar Hukum Pidana Hibnu Nugroho menyebut konsep justice collaborator harus disajikan dalam pleidoi Eliezer agar hukumannya dapat diringankan.

"Pengacara terdakwa Eliezer harus bisa menjelaskan dari kasus pembunuhan Brigadir J siapa pelaku utamanya. Kalau pelaku utama adalah Ferdy Sambo, berarti Eliezer bukan pelaku utama. Dan Eliezer berhak mendapat status JC," kata Hibnu Nugroho, Rabu (25/1/2023).

Secara lebih rinci, Hibnu menjelaskan poin-poin yang harus dijelaskan pengacara saat di persidangan untuk meyakinkan majelis hakim. Di antaranya penjelasan mengenai peran Eliezer dari pengungkapan hingga ke persidangan, dan dapat menunjukkan siapa pelaku utamanya. 

Menurut Hibnu, apabila saat putusan dijatuhkan status JC diterima, maka Eliezer akan mendapat hukuman paling ringan di antara terdakwa yang lain. Ia juga berharap bahwa status JC Eliezer dapat benar-benar diterima oleh Majelis Hakim.

Meski dituntut 12 tahun penjara, jaksa menilai tuntutan Eliezer sebagai JC lebih ringan dibandingkan terdakwa Ferdy Sambo. 

"Pikiran Jaksa Penuntut Umum meski seperti itu tetap sah. Karena yang terpenting Eliezer bukan pelaku utama. Maka konsep JC masih bisa berlaku kepada Eliezer," pungkas Hibnu.   

Ibunda Brigadir J: Putri Candrawathi Perempuan yang Sadis

Ibunda Brigadir J: Putri Candrawathi Perempuan yang Sadis

Breaking News • 2 months ago brigadir j

Pihak keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ingin Putri Candrawathi dihukum maksimal sesuai pasal yang didakwakan, yakni 340 KUHP. Rosti Simanjuntak menyebut, Putri tidak memiliki hati nurani.

"Putri adalah perempuan yang kejam, sadis dan biadab," ucap Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak dengan nada tinggi, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (25/1/2023).

Putri Candrawathi disebut telah memfitnah dengan membuat skenario pelecehan antarkeduanya, hingga akhirnya Brigadir J tewas ditangan Ferdy Sambo. Fitnahan itu diperkuat dengan Putri tidak bisa menunjukkan bukti pelecehan di persidangan. 

"Kalau Putri benar dilecehkan, harusnya menunjukkan bukti, bukan tangisan," lanjut Rosti.

Diketahui, Putri sering kali menangis di persidangan ketika menjelaskan pelecehan yang dialami olehnya. Namun, Rosti menilai tangisan itu hanya dijadikan sebagai perisai agar lolos dari jerat hukum. 

Menurut Rosti, Putri telah terbukti ikut merencakan pembunuhan terhadap anaknya, Brigadir J. Tuduhan itu dikuatkan dengan Putri Candrawathi ikut berdiskusi tentang pemusnahan CCTV dirumah dinas Ferdy Sambo. Oleh karena itu, sang ibunda berharap Hakim dapat memberikan hukuman maksimal kepada Putri Candrawathi. 

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (3)

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (3)

Go Healthy • 2 months ago kesehatan

Sri Hurip terkena stroke pada Maret 2021. Kejadian itu memberikan pelajaran berharga baginya. Beruntung kala itu Ia langsung pergi ke rumah sakit sehingga penanganannya tidak terlambat dan dampaknya tidak terlalu fatal.

Dokter mengatakan ada penyempitan pembuluh darah di otak kiri Sri. Alhasil tangan kanannya sempat mengalami kelemahan. Selain itu, Ia dikatakan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, yakni mencapai angka 400. Sontak Stri terkejut dan Ia menduga ini akibat pola makannya yang buruk. 

Meski sempat terpuruk akibat stroke, tapi Sri tak patah semangat. Ia langsung memperbaiki pola hidupnya dan juga rutin menggunakan teknologi laser. Alhasil kini Sri jauh lebih sehat, bahkan Ia sudah bisa beraktivitas normal dan kadar kolesterolnya sudah stabil di bawah angka 200.

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (2)

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (2)

Go Healthy • 2 months ago kesehatan

Sri Hurip terkena stroke pada Maret 2021. Kejadian itu memberikan pelajaran berharga baginya. Beruntung kala itu Ia langsung pergi ke rumah sakit sehingga penanganannya tidak terlambat dan dampaknya tidak terlalu fatal.

Dokter mengatakan ada penyempitan pembuluh darah di otak kiri Sri. Alhasil tangan kanannya sempat mengalami kelemahan. Selain itu, Ia dikatakan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, yakni mencapai angka 400. Sontak Stri terkejut dan Ia menduga ini akibat pola makannya yang buruk. 

Meski sempat terpuruk akibat stroke, tapi Sri tak patah semangat. Ia langsung memperbaiki pola hidupnya dan juga rutin menggunakan teknologi laser. Alhasil kini Sri jauh lebih sehat, bahkan Ia sudah bisa beraktivitas normal dan kadar kolesterolnya sudah stabil di bawah angka 200.

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (1)

Gunakan Teknologi Laser secara Rutin untuk Mencegah Komplikasi Penyakit (1)

Go Healthy • 2 months ago kesehatan

Sri Hurip terkena stroke pada Maret 2021. Kejadian itu memberikan pelajaran berharga baginya. Beruntung kala itu Ia langsung pergi ke rumah sakit sehingga penanganannya tidak terlambat dan dampaknya tidak terlalu fatal.

Dokter mengatakan ada penyempitan pembuluh darah di otak kiri Sri. Alhasil tangan kanannya sempat mengalami kelemahan. Selain itu, Ia dikatakan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, yakni mencapai angka 400. Sontak Stri terkejut dan Ia menduga ini akibat pola makannya yang buruk. 

Meski sempat terpuruk akibat stroke, tapi Sri tak patah semangat. Ia langsung memperbaiki pola hidupnya dan juga rutin menggunakan teknologi laser. Alhasil kini Sri jauh lebih sehat, bahkan Ia sudah bisa beraktivitas normal dan kadar kolesterolnya sudah stabil di bawah angka 200.

Ayah Brigadir J Nilai Nota Pembelaan Ferdy Sambo Janggal

Ayah Brigadir J Nilai Nota Pembelaan Ferdy Sambo Janggal

Selamat Pagi Indonesia • 2 months ago

Ayah almarhum Brigadir J, Samuel Hutabarat menanggapi pleidoi atau pembelaan terhadap terdakwa Ferdy Sambo yang menilai pembelaan mantan Kadiv Propam itu janggal. Menurutnya, pengalaman Sambo sebagai polisi selama 28 tahun dan telah berhasil mengungkap kasus besar seharusnya bisa mencegah dirinya dari pelanggaran dengan nekat merampas nyawa Brigadir J.

Tidak hanya itu, dalam pembelaannya Sambo mengaku sudah bertugas selama 28 tahun dan sudah mendapatkan banyak penghargaan dan berhasil mengungkap kasus besar. Namun sadis dalam pembunuhan anaknya.

"Kalau dia polisi terbaik, tapi mengapa otaknya tidak baik sungguh keji dia hanya memikirkan dirinya sendiri," kata Ayah almarhum Brigadir J, Samuel Hutabarat.

Relasi Kuasa Jadi Dasar Poin Pembelaan Richard Eliezer

Relasi Kuasa Jadi Dasar Poin Pembelaan Richard Eliezer

Breaking News • 2 months ago

Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E akan membawa dua poin utama dalam sidang pledoi kali ini. Pertama soal adanya relasi kuasa antara Eliezer dan Ferdy Sambo dan yang kedua soal peran Richard Eliezer pada pembunuhan Brigadir J.

Menurut Eliezer, saat Ia menembak, Brigadir J masih dalam keadaan hidup. Jadi, yang mengeksekusi Brigadir J adalah Ferdy Sambo.

Sementara itu, untuk terdakwa Putri Candrawathi akan membawa keterangan-keterangan pada sidang sebelumnya. Seperti keterangan dari Ferdy Sambo yang mengatakan bahwa istrinya tidak terlibat dalam pembunuhan Brigadir J. Kesaksian dari Ferdy Sambo ini bisa menjadi kekuatan dari Putri Candrawathi untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Sebelumnya, Sidang dengan agenda pembacaan pembelaan Putri Candrawathi dan Richard Eliezer digelar, Rabu (25/1/2023) pukul 09.30 WIB. Namun, pelaksanaannya tidak sesuai jadwal, karena masing-masing terdakwa masih melakukan persiapan.

Isi Pembelaan Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Brigadir J

Isi Pembelaan Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selamat Pagi Indonesia • 2 months ago

Tiga terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, yaitu Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf telah membacakan nota pembelaannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

Para terdakwa selain membacakan sendiri pembelaanya, juga ada pembelaan dari para kuasa hukum. Dalam pembelaan yang dibacakan sendiri para terdakwa, terlihat banyak sisi kemanusian yang ditonjolkan, seperti rasa bersalah, penyesalan, dan mohon keringanan hukuman.    

Ferdy Sambo, yang didakwa menjadi otak dalam kasus ini, merupakan tokoh yang paling ditunggu. Mantan perwira polisi berbintang dua itu, terus menyebut soal aksi pemerkosaan terhadap istrinya yang membuatnya gelap mata. Akibatnya nyawa melayang dan Ia dipecat dari kepolisian.

Selain itu, Ricky Rizal, mantan ajudan Sambo, lebih banyak meneteskan air mata saat membacakan pembelaan. Dia mengenang kehangatan keluarganya di kampung, Banyumas, Jawa Tengah.

Sementara itu, Kuat Ma'ruf bercerita soal kebaikan Brigadir J yang pernah membantu membayar uang sekolah anaknya. Kuat bersumpah dirinya bukan orang yang tega membunuh orang, terlebih Brigadir J pernah membantunya.

Bocoran Pleidoi Richard Eliezer di Sidang Pembunuhan Brigadir J

Bocoran Pleidoi Richard Eliezer di Sidang Pembunuhan Brigadir J

Breaking News • 2 months ago persidangan sambo

Sidang kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah memasuki babak selanjutnya. Kali ini, terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Putri Candrawathi akan menyampaikan nota keberatan (pleidoi) pada Rabu (25/1/2023) di PN Jaksel. 

Diketahui, Jaksa telah melayangkan tuntutan kepada kedua terdakwa tersebut. Eliezer dituntut 12 tahun penjara sedangkan Putri dituntut 8 tahun penjara.

Ricard Eliezer akan membacakan nota keberatan atas tuntutan yang diberikan kepadanya oleh jaksa yakni 12 tahun penjara. Ada beberapa poin yang akan menjadi dasar pembelaan yakni relasi kuasa serta perannya menjadi justice collaborator.

Komitmen Cegah Stunting, Pemkot Semarang Gencarkan Germas Serentak di 177 Kelurahan

Komitmen Cegah Stunting, Pemkot Semarang Gencarkan Germas Serentak di 177 Kelurahan

Selamat Pagi Indonesia • 2 months ago

Pemerintah Kota Semarang telah mencanangkan Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat untuk mewujudkan komitmen dalam pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat, sejahtera, dan bebas stunting. Kegiatan yang dipusatkan di Agrowisata Sodong, Purwosari Kecamatan Mijen, Senin (23/1/2023) digelar serentak di 177 kelurahan se-Kota Semarang.

Pada kesempatan itu, Ita turut menyampaikan mengenai prioritas pembangunan Kota Semarang pada 2023, yakni penanganan banjir dari hulu ke hilir serta penanganan stunting. Lebih lanjut, Ita menuturkan Germas yang digelar serentak merupakan wujud edukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan serta pemberdayaan diri dan lingkungan guna mewujudkan ketahanan pangan.

Menurut Hevearita, penanganan stunting tidak hanya difokuskan pada balita, tetapi juga harus dimulai sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama tumbuh kembang anak. Oleh karenanya, treatment dan edukasi pun harus diberikan mulai dari ibu hamil sehingga kehamilan dan bayi yang dilahirkan sehat.

Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu optimistis target penyelesaian tingkat stunting bisa berubah dari 1.400 kasus menjadi nol kasus pada 2023.