NEWSTICKER

Komnas HAM Rangkum Temuan Faktual di Tragedi Kanjuruhan

3 November 2022 07:51

Hasil infestigasi Komnas HAM terhadap tragedi Kanjuruhan menemukan fakta bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) menolak permintaan pihak kepolisian untuk mengubah jadwal laga Arema FC vs Persebaya. Selain itu Komnas HAM juga menemukan adanya penggunaan gas air mata yang sudah kedaluwarsa. 

Komnas HAM merangkum sejumlah temuan faktual, di antaranya: 

1. Perencanaan pengamanan

Kapolres Malang meminta Panpel Arema FC untuk mengubah jadwal pertandingan sepak bola liga 1 2022 kepada PT Liga mengenai rencana pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya. Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan kepada manajemen klub Arema FC yang meminta untuk tetap melaksanakan pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sehingga pihak Kapolres Malang minta tambahan bantuan pengamanan TNI dan Polri, semula 1700 personel menjadi 2034 personel. 

2. Penembakan gas air mata dalam Stadion Kanjuruhan

- Tidak hanya Brimob yang melakukan penembakan gas air mata tetapi juga personel Sabhara.
- Amunisi gas air mata yang digunakan merupakan stok 2019 yang telah kadaluarsa. 
- Match commisioner mengetahui petugas keamanan membawa gas air mata dan tidak melaporkannya.
- Match commisioner menyatakan tidak mengetahui bahwa penggunaan gas air mata dilarang.