NEWSTICKER

Demam Citayam Fashion Week Menyebar ke Berbagai Kota di Indonesia

1 August 2022 06:32

Dengan adanya internet, tren fashion memicu perkembangan ekonomi yang besar serta mendorong pasar bebas dan transaksi global karena masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan informasi tren baru yang berkembang di satu daerah. Di sisi lain, tren fashion tidak selalu identik denga kerapihan namun menekankan pada aspek kebebasan dalam berkreasi. Hal ini salah satunya ditunjukan dalam fenomena Citayam Fashion Week. 

Komunitas anak-anak Citayam telah membuka budaya baru yaitu budaya yang merdeka, egaliter dan kreatif. Para anak muda yang menggerakkan itu bukan berasal dari orang kaya, mereka justru lahir dari anak-anak kelas menengah bahkan bawah yang seolah ingin melawan gaya sultan-sultan di media sosial yang kerap memamerkan gaya hidup mewah. Komunitas Citayam Fashion Week seolah memberi pesan bahwa fashion yang selama ini identik dengan kalangan atas juga bisa dilakukan oleh kalangan menengah ke bawah.

Adapun tren Citayam Fashion Week sudah menyebar ke berbagai wilayah diantaranya Tunjungan Fashion Week yang berada di Surabaya, Braga Fashion Week di Bandung, Semarang Fashion Week di Semarang, Makassar Fashion Week di Makassar, Medan Fashion Week di Medan, Pontianak Fashion Week di Pontianak dan akan menyebar ke kota-kota lainnya. 

Citayam Fashion Week sebagai gerakan yang muncul secara organik dari para remaja ini sempat ingin dimanfaatkan oleh para orang kaya untuk dikomersilkan dengan cara mendaftarkan merek Citayam Fashion Week ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Namun muncul penolakan yang kuat dari publik dan rencana pendaftaran merek tersebut kini sudah ditarik.